Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bawaslu Gunungkidul akan melakukan pengawasan terhadap proses verifikasi faktual oleh KPU terhadap bakal calon pasangan Pilkada 2020. Meski demikian pemantauan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh dan akan diambil pada wilayah yang dinilai rawan.
Anggota Bawaslu Gunungkidul Rosita mengatakan, pihaknya siap melakukan pengawasan terhadap jalannya verifikasi faktual yang dilaksanakan tim dari KPU. Meski demikian, pada saat pengawasan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh karena keterbatasan personel yang dimiliki.
BACA JUGA : Nasdem Bantah Tuduhan Tak Demokratis dalam Pilkada
“Selain anggota panwascam, petugas pengawas di desa hanya satu. Jadi, tidak semua proses verifikasi akan diikuti seluruhnya,” kata Rosita, Selasa (23/6/2020).
Menurut dia, upaya pengawasan dilaksanakan secara sampel di daerah-daerah yang masuk kategori rawan. “Sudah kami petakan dan nanti akan kita sampling,” katanya.
Rosita menambahkan, untuk memperlancar proses verifikasi, tim dari bapaslon diminta menghadirkan tim pendamping guna mengakomodasi warga yang belum bisa ditemui saat verifikasi berlangsung.
BACA JUGA : Fokus Pilkada, Anton Mundur dari DPRD Gunungkidul
“Waktunya mepet. Jadi, harus ada koordinasi salah satunya memastikan warga pendukung bisa ditemui. Nah ini jadi tugas dari tim pendamping untuk menjembataninya,” katanya.
Untuk diketahui ada dua bapaslon yang akan dilakukan verifikasi faktual. Berkas pertama milik pasangan Anton Supriyadi-Suparno dengan dukungan 46.169 jiwa. Sedangkan pasangan kedua, yakni Kelik Agung Nugroho-Yayuk Kristiyawati dengan jumlah dukungan sebanyak 45.690 jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.
Liverpool dan Adidas meluncurkan jersey kandang musim 2026/2027 bernuansa retro era juara liga 1989-90 dengan teknologi CLIMACOOL+.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.