Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
kraton jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kridhomardowo Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat meluncurkan huruf baru untuk penulisan notasi gendhing gamelan yang diberi nama Font Kridhamardawa, melalui kanal Youtube Kraton Jogja, Kamis (23/7/2020).
Penghageng KHP Kridhomardowo, KPH Notonegoro, menuturkan dibuatnya huruf ini berawal dari keresahan Abdi Dalem Wiyaga di Keraton yang merasa penulisan notasi gendhing dengan huruf KepatihanPro masih memiliki beberapa kekurangan.
“Meskipun secara penulisan simbol cukup komplet namun huruf tersebut dirasa tipis sehingga kurang jelas terbaca, khususnya untuk Abdi Dalem Wiyaga yang berusia lanjut dan tidak memiliki versi huruf tebal,” ujarnya, kemarin.
Selain itu, apabila notasi gendhing dicetak, jarak antarspasi yang dihasilkan cukup jauh sehingga memakan ruang dan boros kertas. Karena itu, font Kridhamardawa dibuat untuk mengakomodir kebutuhan tersebut agar penulisan notasi lebih efektif dan efisien.
Setelah melalui berbagai proses pematangan materi, konsultasi dan diskusi dengan pegiat seni karawitan, akhirnya diluncurkan huruf Kridhamardawa dalam dua versi yaitu reguler dan tebal. Bersamaan dengan peluncuran huruf itu, Keraton membagikan notasi Gendhing Kurmat Dalem yang menggunakan huruf Kridhamardawa di laman kratonjogja.id. Diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan salinan notasi ini sebagai materi latihan di komunitas masing-masing.
Ketua Tim Teknis Notasi Font Kridhamardawa, Mergono Susilo Madyo, menuturkan beberapa keunggulan font ini diantaranya ukuran dan ketebalan karakter lebih besar. Kemudian jarak antarspasi yang lebih dekat sehingga lebih hemat ruang dan kertas hingga 40%.
Font Kridhamardawa memungkinkan angka yang ditabuh khusus pada instrumen kenong, kempul, dan suwukan berhenti atau yang disebut angka plesedan secara otomatis mengecil ukurannya. Simbol untuk instrumen kolotomik yang meliputi kethuk, kempyang, kenong, kempul, gong dan suwukan dibuat lebih dekat dengan notasi balungan untuk menghemat ruang penulisan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.