Kantor Kapanewon Ponjong Bakal Dipindah ke Pinggir Jalan Nasional
Pemkab Gunungkidul berencana memindahkan kantor Kapanewon Ponjong ke pinggir jalan nasional karena dinilai kurang strategis.
Ilustrasi kenaikan gelombang di Pantai Baron, Gunungkidul, DIY./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata belum sepenuhnya berhasil. Pasalnya, masih ada pengunjung yang tidak displin seperti mencopot masker atau masih bergerombol saat berada di pantai.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, libur Iduladha di kawasa Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari mulai ramai dikunjungi wisatawan. Menurut dia peningkatan kunjungan masih akan terjadi khususnya pada saat akhir pekan.
“Besok masih bisa ramai lagi. Tapi untuk sekarang [kemarin] keramaian baru terlihat mulai siang hari,” kata Marjono, Jumat (31/7/2020).
Baca Juga: Nekat, Pensiunan Tentara di Kulonprogo Tusuk Keponakan hingga Tewas
Dia menjelaskan, untuk pelaksanaan protokol kesehatan di kawasan destinasi masih ada sejumlah catatan. Hal ini dikarenakan masih banyak yang melanggar, khususnya untuk menjaga jarak. Faktanya di lokasi wisata masih bergerombol dan tidak mengindahkan aturan yang ada.
Untuk penggunaan masker, Marjono mengakui juga masih banyak yang belum taat. Hanya saja, pemakaian ini menimbulkan dilema karena saat bermain di pantai akan sulit bernafas apabila tetap menggunakan masker. Meski demikian, ia berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya menyosialisasikan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru di kawasan wisata.
“Kita terus mengimbau melalui pengeras suara yang ada di posko. Harapannya wisatawan bisa menaatinya,” kata Marjono
Baca Juga: Lampu Minyak Meledak, Uang Rp10 juta dan Emas Hangus Terbakar
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukomono mengatakan, libur akhir pekan ini diperkirakan akan ada lonjakan tingkat kunjungan karena bersamaan dengan libur Hari Raya Iduladha. Ia mengaku sudah melakukan antisipasi dengan menambah personel untuk pengawasan di kawasan wisata pantai. “Kita tambah 54 orang. Selain dari internal dinas, tambahan juga berasal dari saptol PP, TNI-Polri maupun petugas kesehatan,” katanya.
Menurut dia, penambahan dilakukan sebagai upaya menegakan pelaksanaan protokol kesehatan di kawasan wisata. “Sebenarnya bukan saat libur ini karena penambahan terus dilakukan saat libur akhir pekan karena adanya peningkatan kunjungan dibandingkan hari biasa. Untuk surat pengajuan tambahan, juga sudah kami serahkan ke masing-masing instansi,” kata Hary.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul berencana memindahkan kantor Kapanewon Ponjong ke pinggir jalan nasional karena dinilai kurang strategis.
6 penyebab notifikasi WhatsApp telat masuk: koneksi bermasalah, notifikasi mati, data latar belakang, mode Jangan Ganggu, aplikasi usang, dan perlu restart.
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Brasil tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Ancelotti sebut ini awal siklus baru, bukan akhir
Tiga pemain Norwegia di Piala Dunia 2026 ternyata merupakan putra anggota skuad Norwegia pada Piala Dunia 1994. Kisah lintas generasi menarik perhatian dunia.
KPK mengungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah melaporkan penolakan gratifikasi usai OTT Kuansing. Laporan kini sedang diverifikasi.