Kemarau Panjang hingga November, Dewan Minta Pangan Gunungkidul Dijaga
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Ketua KPU Gunungkidul Ahmad Ruslan Hani memastikan ada empat bakal pasangan calon yang mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2020 di Gunungkidul. Ia pun memastikan berkas persyaratan yang diserahkan telah dinyatakan lengkap.
“Masing-masing pasangan sudah kami berikan berita acara penyerahan berkas pendaftaran,” kata Hani, Minggu (6/9/2020).
Baca juga: Bukan Petahana, Danang-Choliq Usung Misi Perubahan di Pilkada Sleman
Dia menjelaskan, pasangan Sunaryanto dan Heri Susanto yang diusung Golkar dan PKB merupakan bapaslon terakhir yang mendaftar ke KPU. Sebelumnya sudah ada tiga pasangan yang mendaftar, yakni Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi yang diusung PDI Perjuangan; Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto yang diusung koalisi PAN, Gerindra, PKS dan Demokrat. Sedangkan untuk pasangan Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi diusung oleh Partai Nasdem.
Menurut Hani, setelah berkas dinyatakan lengkap, tahapan pencalonan akan dilanjutkan untuk proses verifikasi administrasi berkas persyaratan pencalonan. Pengecekan dilakukan untuk meneliti kebasahan berkas yang diserahkan oleh bapaslon. “Pengecekan kami tidak sendiri karena akan melibatkan instansi terkait,” katanya.
Baca juga: Intoleransi di DIY Meningkat 5 Tahun Terakhir, Ada Motif Politik Hingga Ekonomi
Dia memastikan, hasil dari verifikasi administrasi nantinya akan disampaikan ke masing-masing pasangan. Apabila ada berkas yang dinyatakan kurang, maka ada waktu untuk perbaikan. “Verifikasi adminsitrasi dilakukan 14-16 September. Sedangkan untuk perbaikan diberikan waktu mulai 16-22 September,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.