Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Paslon Danang Wicaksana Sulistya (DWS)-Agus Choliq (ACH) mendatangi gedung KPU Sleman untuk menyerahkan dokumen pendaftaran sebagai calon bupati dan calon wakil bupati pada Pilkada Sleman, Minggu (6/9/2020-Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Pasangan Calon (Paslon) Danang Wicaksana Sulistya (DWS)-Agus Choliq (ACH) optimistis mampu mendulang suara lebih dari 50%. Salah satu alasannya, paslon ini mengusung misi perubahan untuk Sleman yang lebih baik.
Bakal Calon Bupati Sleman (Bacabup) yang diusung Koalisi Gerbang Persatuan terdiri dari Gerindra, PKB dan PPP Danang Wicaksana Sulistya mengatakan meskipun Pilkada diikuti oleh tiga paslon, namun ia optimistis mampu meraih suara di atas 50%. "Target kami, memenangkan Pilkada ini dengan suara di atas 50 persen," kata Danang saat mendaftar sebagai bakal Cabup ke KPU Sleman, Minggu (6/9/2020).
Menurut Danang, berbeda dengan petahana baik itu istri bupati maupun wakil bupati yang juga ikut kompetisi, Danang-Agus merupakan calon baru yang membawa misi perubahan. "Kami bertekad maju untuk memenangkan siapapun lawannya pada Pilkada. Mari tawarkan visi misi dan gagasan agar Sleman jauh lebih baik. Yang jelas visi perubahan yang kami tawarkan kepada masyarakat," katanya.
Danang mengaku tidak khawatir meskipun dua calon petahana lainnya memiliki modal sosial yang memiliki akses ke klaster-klaster kunci baik ke sumberdaya, birokrasi maupun masyarakat. Termasuk APBD. "Yang penting pada saat kita menyampaikan visi misi program kepada masyarakat, apapun kondisi mereka, lawan kami, kita jalan terus," katanya.
Saat menyerahkan berkas ke KPU, mereka berjalan kaki dari Kantor DPC Gerindra Sleman. Selain diikuti oleh tiga pengurus partai Gerindra, PKB dan PPP, kedua Paslon berjalan diiringi dengan bergodo, hadroh dan sejumlah komunitas yang mendukung Paslon ini maju.
Paslon yang diusung oleh Koalisi Gerbang Persatuan menyerahkan berkas pencalonan pada hari terakhir pendaftaran paslon yang diusung oleh Koalisi Gerbang Persatuan. "Kami mendaftar diikuti sejumlah elemen masyarakat. Kami ingin memberdayakan pelaku seni dan budaya yang ingin kami maksimalkan. Tapi karena keterbatasan adanya protokol kesehatan tidak semua hadir," katanya.
Sempat Diskorsing
Sama halnya dengan kendala yang dihadapi paslon Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa yang saat pendaftaran terkendala data kepengurusan PAN yang tidak sesuai dengan data sistem informasi pencalonan (Silon) KPU, untuk paslon DWS-ACH juga sempat menghadapi kendala.
"Ya hanya diskors sebentar, ada karteker yang perlu legalisir struktur pengurus DPP. Hanya menunggu berkasnya saja, tidak ditolak oleh KPU," kata Danang.
KPU hanya meminta legalisasi pengambilalihan pendaftaran yang dilakukan oleh DPP. Setelah semua persyaratan diverifikasi oleh KPU dan utusan DPP dinyatakan sudah sesuai dengan aturan termasuk menyerahkan formulir BKWK ke KPU yang sudah ditandatangani, KPU pun menyatakan proses pendaftaran paslon ini diterima sesuai PKPU.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
PAD Sleman dari Rusunawa terkendala tunggakan lebih dari Rp300 juta. Pemkab kini memakai sistem cashless dan aplikasi SIMRUWA.
Bank Jateng turut memeriahkan Dieng Culture Festival XVI 2026 sekaligus mendukung pelestarian budaya dan ekonomi kreatif Banjarnegara.
Pertalite di SPBU Jogokariyan tidak dibatasi 5 liter per pengguna. SPBU mendapat kuota penjualan Pertalite 10 ton per hari.
Capaian imunisasi dasar bayi Bantul baru 54,43 persen hingga 3 September 2026, masih di bawah target 63,3 persen.
APBD Perubahan Gunungkidul 2026 mulai dibahas. Pendapatan turun Rp50,65 miliar, sementara PAD dinaikkan untuk menutupinya.