Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Terkait kasus positif Covid-19 di BNI, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Parjiman, menilai tidak menghambat pelayanan pada masyarakat karena pelayanan di kantor cabang yang tutup akan dialihkan ke kantor cabang terdekat lainnya.
Ia mengungkapkan sebenarnya sejak awal seluruh bank sudah menerapkan protokol Kesehatan. Meski demikian penularan masih mungkin terjadi karena pegawai bank juga memiliki mobilitas yang cukup tinggi. “Ini menjadi pelajaran untuk memperketat protokol Kesehatan,” katanya.
Menurutnya langkah BNI unutk segera menutup sejumlah kantor cabang dan melakukan swab ke pegawai lain yang berinteraksi dengan pegawai positif sudah tepat. Penutupan ini bersifat sementara untuk mensterilkan kantor.
BACA JUGA: Profil Gama Group, Investor Swasta yang Akan Bangun Tol Jogja-Solo Senilai Rp26,6 Triliun
Sebelumnya beredar sebuah surat bercap BNI tentang penutupan sementara operasional outlet di BNI Kantor Cabang Jogja. Surat tertanggal 10 September 2020 tersebut memberitahukan bahwa penutupan outlet disebabkan adanya karyawan yang terkonfirmasi Covid-19.
Dalam isi surat yang ditujukan kepada Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jogja tersebut, ada tiga poin yang disampaikan. Poin pertama berisi pemberitahuan tentang adanya pegawai di BNI yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pada poin tersebut, BNI juga memberitahukan langkah antisipasi penyebaran dengan penyemprotan gedung, tes rapid dan tes swab kepada pegawai yang kontak langsung dengan pegawai yang terindikasi positif Covid-19.
Poin dua, berdasarkan hasil swab test yang BNI terima pada Selasa (9/9/2020) dan Kamis (10/9/2020) dketahui terdapat empat pegawai yang positif Covid-19 dan bersangkutan bertugas di Kantor Cabang (KC) Jogja, sehingga BNI segera melakukan antisipasi dengan melakukan rapid dan swab test kepada seluruh pegawai di KC Jogja dan melakukan penyemprotan gedung.
Poin ketiga, penutupan tujuh outlet BNI. Antara lain:
1. KCP Adisucipto mulai 11-25 September 2020
2. KCP KH. A. Dahlan 14-25 September 2020
3. KCP Sutoyo 14-25 September 2020
4. KK Jogjatronik 14-25 September 2020
5. KK Beringharjo 14-25 September 2020
6. KK Hos Cokroaminoto 14-25 September 2020
7. KK Piyungan 14-25 September 2020
Tujuh kantor tersebut akan kembali beroperasi pada 28 September 2020. Surat tersebut ditandatangani oleh Pemimpin Kantor Cabang Jogja, Endang Sulistyawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Kebakaran TPA Jatiwaringin membuat Pemkab Tangerang menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari dan menyiapkan operasi TMC.
Pembangunan Mako Brimob Gunungkidul segera dimulai setelah izin pemanfaatan lahan Sultan Ground seluas 1,8 hektare resmi rampung.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 5 Juli 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Prakiraan cuaca BMKG hari ini didominasi berawan dan hujan ringan di sejumlah wilayah. Simak daerah yang berpotensi hujan dan petir.
Mediasi tunggakan gaji RSGM Bantul belum mencapai kesepakatan. Disnakertrans menjadwalkan mediasi terakhir sebelum sengketa berlanjut ke PHI.