Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial DIY, Agus Setyanto, menerima audiensi dari Harian Jogja, Selasa (15/9/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA- Pandemi Covid-19 berdampak sangat besar bagi masyarakat baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Setelah enam bulan berjalan sejak pertama kali kasus covid-19 ditemukan di DIY, kini Pemda DIY fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial DIY, Agus Setyanto, menjelaskan saat ini masyarakat tengah memasuki fase adaptasi kebiasaan baru. "Saat ini masyarakat memulai tahapan baru dengan new normal," ujarnya, dalam audiensi Harian Jogja di Kantor Dinsos, Selasa (15/9/2020).
Baca juga: Hasil Survei BPS Sebut Dunia Usaha Beradaptasi saat Pandemi
Karena telah berganti fase, maka penanganan yang dilakukan Dinsos DIY pun juga menyesuaikan. Di awal pandemi covid-19, Donsos DIY lebih fokus pada penyediaan jaring pengaman sosial berupa bantuan langsung kepada masyarakat paling terdampak.
Saat ini, fokus penanganan dialihkan bukan lagi pada bantuan langsung melainkan pada pemulihan ekonomi dengan tetap menjaga protokol kesehatan agar tidak timbul penambahan kasus positif yang akan membuat masalah baru.
Baca juga: Pedagang Beringharjo yang Positif Corona Dikabarkan Sempat Mengeluh Banyak Hajatan
Untuk itu pihaknya mendorong masyarakat untuk kembali menggerakkan aktivitas ekonominya masing-masing. "Tapi tetap dengan protokol kesehatan, memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," ungkapnya.
Untuk itu pihaknya melibatkan beberapa pihak yang menjadi pilar masyarakat dalam mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru ini, diantaranya dari Penyuluh Sosial Masyarakat, Karang Taruna, Tagana dan lainnya.
Peminpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihatmoko, mengatakan dalam adaptasi kebiasaan baru, masyarakat harus benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan khususnya di tempat umum. "Protokol kesehatan harus selalu dijaga," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
SD Tumbuh 3 Jogja gelar AFT 2026 di TBY, konser orkestra anak bertema inklusi, kolaborasi musik, tari, dan visual kreatif.
Qatar menahan imbang Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026 lewat gol injury time Boualem Khoukhi di laga Grup B.
Wamenpar Ni Luh sebut wisata gastronomi bukan sekadar kuliner, tapi pengalaman budaya yang jadi daya tarik wisata Indonesia.
Pemerintah siapkan PLTG 2.000 MW senilai Rp70 triliun untuk dorong swasembada energi dan target pertumbuhan ekonomi 8%.
Jogja didorong jadi destinasi unggulan selain Bali. Kunjungan wisman ke Borobudur–Prambanan meningkat signifikan.