Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial DIY, Agus Setyanto, menerima audiensi dari Harian Jogja, Selasa (15/9/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA- Pandemi Covid-19 berdampak sangat besar bagi masyarakat baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Setelah enam bulan berjalan sejak pertama kali kasus covid-19 ditemukan di DIY, kini Pemda DIY fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial DIY, Agus Setyanto, menjelaskan saat ini masyarakat tengah memasuki fase adaptasi kebiasaan baru. "Saat ini masyarakat memulai tahapan baru dengan new normal," ujarnya, dalam audiensi Harian Jogja di Kantor Dinsos, Selasa (15/9/2020).
Baca juga: Hasil Survei BPS Sebut Dunia Usaha Beradaptasi saat Pandemi
Karena telah berganti fase, maka penanganan yang dilakukan Dinsos DIY pun juga menyesuaikan. Di awal pandemi covid-19, Donsos DIY lebih fokus pada penyediaan jaring pengaman sosial berupa bantuan langsung kepada masyarakat paling terdampak.
Saat ini, fokus penanganan dialihkan bukan lagi pada bantuan langsung melainkan pada pemulihan ekonomi dengan tetap menjaga protokol kesehatan agar tidak timbul penambahan kasus positif yang akan membuat masalah baru.
Baca juga: Pedagang Beringharjo yang Positif Corona Dikabarkan Sempat Mengeluh Banyak Hajatan
Untuk itu pihaknya mendorong masyarakat untuk kembali menggerakkan aktivitas ekonominya masing-masing. "Tapi tetap dengan protokol kesehatan, memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," ungkapnya.
Untuk itu pihaknya melibatkan beberapa pihak yang menjadi pilar masyarakat dalam mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru ini, diantaranya dari Penyuluh Sosial Masyarakat, Karang Taruna, Tagana dan lainnya.
Peminpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihatmoko, mengatakan dalam adaptasi kebiasaan baru, masyarakat harus benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan khususnya di tempat umum. "Protokol kesehatan harus selalu dijaga," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
Mengusung tajuk Simfoni 1001 Pembatik, THE 1O1 Yogyakarta Tugu menggandeng Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta untuk menyuguhkan pengalaman m
Mobil listrik Pakistan Metro EV punya desain ala Alphard dan Vellfire. Harganya dijanjikan di bawah Rp200 juta dengan jarak tempuh 300 km.
Avengers: Endgame kembali menjadi film terlaris dunia setelah rilis ulang, menggeser Avatar dengan selisih pendapatan yang sangat tipis.
Dishub Kota Jogja memperketat pengawasan parkir selama WJNC 2026. Tarif tetap sesuai Perda, mulai Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.