Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 36 penambahan kasus positif pada Rabu (30/9/2020). Sleman mendominasi penambahan sebanyak 25 kasus. Sementara sebanyak 29 kasus dinyatakan sembuh.
Juru bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid—19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 5 kasus, Bantul 1 kasus, Kulonprogo 4 kasus, Gunungkidul 1 kasus dan Sleman 25 kasus.
Dilihat dari riwayatnya, penambahan terdiri dari tracing kasus positif 22 kasus, perjalanan luar daerah 2 kasus, periksa mandiri 3 kasus dan masih dalam penelusuran 9 kasus. “Laporan ini berdasarkan pemeriksaan pada 632 sampel dari 586 orang,” ujarnya.
Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 21 kasus, Bantul 6 kasus, Kulonprogo 1 kasus dan Sleman 1 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 2.643 kasus, dengan 1.885 kasus sembuh.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Edhi Gunawan, mengatakan terkait temuan kasus positif di dua pondok pesantren (ponpes) di Sleman, pihaknya telah bekerja sama dengan SInas Kesehatan Sleman untuk penanganan. “Sebagian ada yang diisolasi di Asrama Haji,” katanya.
Sementara untuk ponpes lain yang kini sudah memulai aktivitasnya, ia telah menginstruksikan untuk selalu mematuhi prootokol Kesehatan dengan 3T, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, serta tidak berkerumun.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan Pemda DIY mempersilakan ponpes untuk kembali beraktivitas, dengan catatan dilakukan secara terbatas dan protokol Kesehatan. “Kalau sekarang kebetulan ada yang sakit ya kita tangani itu, karantina terhadap mereka yang berinteraksi dekat,” katanya.
Karena harus menerapkan protokol Kesehatan, pengelola ponpes juga perlu memastikan fasilitas yang dimiliki memungkinkan untuk jaga jarak dan sebagainya. “Ini menjadi pengalaman, harus lebih hati-hati dalam melakukan pembelajaran,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
TPR lama Parangtritis dibongkar di Bantul, akses wisata dialihkan sementara dan jalur utama ditata ulang untuk kelancaran lalu lintas.
Apple Shortcuts di iOS bisa digunakan untuk melacak iPhone hilang lewat foto dan lokasi otomatis sebagai lapisan keamanan tambahan.
“Restorasi Gumuk Pasir menjadi salah satu program unggulan dalam penataan kawasan wisata pantai selatan,"
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.