Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan COvid-19 DIY mengumumkan 20 penambahan kasus positif pada Rabu (7/10/2020). Jumlah yang sama juga terjadi pada kesembuhan kasus yang didominasi oleh Bantul sebanyak 7 kasus.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 5 kasus, Bantul 3 kasus, Kulonprogo 4 kasus, Gunungkidul 5 kasus dan Sleman 3 kasus.
BACA JUGA: Singgung Demo Omnibus Law, Akun @iwanfals Di-bully Warganet
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 6 kasus, perjalanan luar daerah 6 kasus dan masih dalam penelusuran 8 kasus. “Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan pada 308 sampel dari 287 orang,” katanya.
Adapun kasus sembuh berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 4 kasus, Bantul 7 kasus, Kulonprogo 3 kasus, Gunbungkidul 2 kasus dan Sleman 4 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 2.853 kasus, dengan 2.183 kasus sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.