WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan 51 penambahan kasus positif pada Kamis (8/10/2020). Sleman mendominasi penambahan ini sebanyak 36 kasus. Sementara 9 kasus dinyatakan sembuh dan satu kasus dilaporkan meninggal.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 3 kasus, Bantul 11 kasus, Gunungkidul 1 kasus dan Sleman 36 kasus.
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 25 kasus, periksa mandiri 2 kasus, skrining karyawan 7 kasus dan masih dalam penelusuran 17 kasus. "Berdasarkan pemeriksaan pada 749 sampel dari 666 orang," katanya.
Sementara satu kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 2.784, laki-laki, 51 tahun, Gunungkidul, dengan komorbid jantung. Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 3 kasus, Bantul 4 kasus dan Sleman 2 kasus.
Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 2.904 kasus, dengan 2.192 Ksus sembuh dan 76 kasus meninggal. Sementara pemakaian bed di rumah sakit rujukan untuk kritikal 25 bed dan non kritikal 154 bed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kemendag menurunkan 2.639 iklan bermasalah di marketplace hingga Maret 2026, termasuk Minyakita dan minuman beralkohol.
Ketua DPRD Kota Jogja Wisnu Sabdono Putro mengajak warga memaknai Iduladha 1447 H sebagai momentum keikhlasan dan kepedulian sosial.
Mobil Daihatsu Zebra terbakar di garasi rumah warga Pandak, Bantul, diduga dipicu percikan aki saat proses pengecasan kendaraan.
Film horor supernatural Passenger resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026 dengan kisah perjalanan penuh teror misterius.
Apple menggagalkan 1,1 miliar akun palsu dan memblokir transaksi penipuan Rp36 triliun di App Store sepanjang 2025.