Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jumlah kematian akibat virus corona bertambah satu kasus. Total kematian hingga sekarang berjumlah 12 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pada Rabu (21/10/2020) ada tambahan satu pasien positif corona meninggal dunia. Satu kasus ini berasal dari salah seorang warga asal Kapanewon Tepus. “Tamahan ini, maka ada 12 pasien corona yang meninggal dunia,” kata Dewi kepada wartawan, kemarin.
Dia menerangkan, selain positif corona, pasien tersebut juga mengindap penyakit. Hanya saja, sambung Dewi, untuk penyakit tersebut belum diketahui secara pasti. “Ada sakit lain, tapi belum diketahui penyakit apa,” ungkapnya.
Selain tambahan satu kasus meninggal dunia, juga ada tambahan pasien positif corona sebanyak dua orang sehingga total berjumlah 285 kasus. Tambahan kasus ini berasal dari Kapanewon Tepus dan Semanu. “Kami akan lakukan tracing untuk mencegah penularan,” katanya.
BACA JUGA: Berdalih Tangkap Pelaku Klithih, 3 Pelajar Sleman Lempari Pengendara Motor dengan Batu
Untuk kondisi sekarang ini, dari 285 kasus positif, ada 250 pasien yang dinyatakan sembuh dan 27 pasien masih menjalani perawatan. “Selain tambahan kasus meninggal dan pasien positif baru, hari ini [kemarin] ada enam pasien yang dinyatakan sembuh,” katanya.
Ditambahkan Dewi, sampai saat ini sudah melakukan pengambilan specimen sebanyak 6.418 sampel. Adapun hasilnya, 5.924 spesimen dinyatakan negatif, 285 spemsimen dinyatakan positif corona. “Masih ada sebanyak 205 spesimen yang menunggu hasil uji laboratorium,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.