Bayern Muenchen Ditahan Schalke 0-0, Kane Gagal Jadi Pahlawan
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
Atraksi seni dalam deklarasi Kalurahan Pemajuan Kebudayaan Berbasis Teknologi Informatika. /ist-Tamanmartani
Harianjogja.com, SLEMAN—Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman dideklarasikan sebagai Kalurahan Pemajuan Kebudayaan Berbasis Teknologi Informatika (TI) atau digital. Selain akan melestarikan dan mengembangkan kebudayaan lokal, kalurahan ini juga mengembangkan teknologi informasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengapresiasi langkah kelurahan Tamanmartani yang berusaha mencari terobosan baru dengan menjadinya wilayahnya sebagai pemajuan budaya serta dikembangkan berbasis TI atau desa pintar.
BACA JUGA : Ada Tirtoadi Smart Village di Sleman
“Kami mengapresiasi terobosan kebudayaan ini, ini penting. Kami anggap ini sebuah terobosan yang sangat penting setelah lahirnya UU nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Di mana pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan dan di tingkat akar rumput kegiatan pemajuan kebudayaan juga sudah mulai bergerak sampai ke level desa,” terang Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilman Farid dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Minggu (2/10/2020).
Adapun deklarasi telah dilakukan bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2020 lalu. Guna mendukung pengembangan menuju kelurahan pintar dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pj. Lurah Tamanmartani Joko Susilo dengan pihak swasta dalam hal ini PT Ambara Duta Santi. Hal ini untuk mendukung penyediaan dan pelayanan Jasa Internet.
“Harapannya ke depan bisa terus berkembang di kalurahan Tamanmartani terdapat banyak sekali objek kebudayaan, baik yang masih lestari dan berkembang maupun yang sudah punah. Objek-objek itu berupa cagar budaya benda maupun cagar budaya tak benda,” katanya.
BACA JUGA : Perpusdes Balai Pintar Pengkol Wakili DIY Lomba
Anggota Dewan Pakar Lembaga Pemajuan Kebudayaan Kalurahan Tamanmartani Kusuma Prabawa menambahkan melalui program berbasis TI nantinya pihak swasta akan menyediakan infrastruktur internet yang dikerjasamakan dengan BUMDes. Termasuk memberikan layanan internet kepada masyarakat dengan harga murah dan keuntungan akan kembali ke masyarakat.
“Adanya infrastruktur ini juga mendukung good governance karena akan ada beberapa aplikasi yang bisa diterapkan misalnya aplikasi pelayanan publik, aplikasi pendataan penduduk, aplikasi pendidikan, aplikasi pengembangan potensi budaya,” ujarnya.
Sedangkan terkait pemajuan budaya, bentuk pengembangannya akan lebih luas dan tidak sebatas pada kesenian. “Sesuai dengan pengertian budaya dalam UU nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, sangat luas. Bukan hanya kesenian. Ada 10 objek pemajuan kebudayaan yang meliputi seluruh peri kehidupan masyarakat. Ini akan dikembangkan di Tamanmartani,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
Badan Geologi bergabung ke BMKG dinilai dapat mempercepat peringatan dini bencana dan mengurangi duplikasi kerja serta hambatan data.
Bupati Magelang mengapresiasi kinerja Bank Bapas 69 yang menjaga NPL sekitar 5 persen dan terus mendorong pembiayaan UMKM.
Malaysia menyiapkan aset untuk membantu pemadaman karhutla di Indonesia, tetapi masih menunggu konfirmasi dan izin dari pemerintah Indonesia.
Dishub Jogja menjaring 24 kendaraan dalam operasi gabungan di Jalan Bantul. Mayoritas pelanggaran terkait masa berlaku uji KIR.
Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY resmi membuka Yogyakarta Komik Week 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Selasa (8/9/2026).