Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
ILustrasi penjambretan/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Nasib nahas dialami oleh seorang perempuan yang berprofesi sebagai guru di Jalan Nitipuran, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Rabu (25/11/2020) pagi.
Perempuan yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut dijambret oleh seseorang dengan menggunakan sepeda motor Yamaha RX-King. Kejadian itu sendiri sempat terekam melalui CCTV di sekitar lokasi kejadian dan viral di media sosial.
Salah satu saksi mata, Heri Trianto, 41, mengatakan, awalnya dirinya yang sedang berjualan sayur tetiba mendengar ada suara motor terjatuh. Namun, setelah dilihat, dirinya mendapati seorang perempuan sedang terduduk.
BACA JUGA : Ini Dia Jambret yang Viral di Medsos dan Telah Beraksi 14
“Kami kira dia terjatuh. Tapi ternyata, yang bersangkutan adalah korban penjambretan,” katanya, Rabu (25/11).
Menurut dia, dari pengakuan korban, perempuan tersebut adalah seorang guru di sebuah sekolah di Kota Jogja. Saat itu, korban melintas dari selatan ke utara menyisir jalan Nitipuran.
“Kebetulan saya tadi tidak sempat banyak bertanya mengenai identitasnya juga,” paparnya.
Meski demikian, Heritrianto mengungkapkan, jika sesudah kejadian tersebut, dirinya bersama dengan sejumlah warga lainnya langsung mengecek rekaman CCTV.
Dari rekaman tersebut terlihat jelas jika ada perlawanan dari korban saat dijambret oleh pelaku.
BACA JUGA : Dikejar Korban, Aksi Jambret di Sleman Gagal Setelah Pelaku
“Sebelum terjatuh sempat ada tarik menarik tas yang dibawa korban. Korban juga telah kami bawa ke klinkk terdekat. Untuk barang yang hilang kami tidak tahu secara detailnya,” paparnya.
Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Kasihan, Kompol Anton Nugroho mengakui jika ada kejadian tersebut. Meski telah ada laporan, tapi pihaknya belum mengetahui identitas korban dan kronologi atas kejadian itu.
“Karena saat ini korban sedang membuat laporan,” katanya.
Anton mengungkapkan jika daerah tersebut sejatinya tidak terlalu rawan. Meski demikian, pihaknya mengimbau kepada pengendara yang melintas untuk waspada.
“Jangan sampai kejadian yang sama menimpa,” harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.