Nekat Naik Haji secara Ilegal, 3 WNI Digagalkan di Bandara YIA
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Bantuan Sosial Tunai (BST) bersumber dana dari APBD Kota Jogja akan dibagikan kepada para penerima manfaat dalam waktu dekat. Rencananya 1.452 Kepala Keluarga (KK) akan mendapatkan BST tahap tiga ini.
Kepala Bidang Perlindungan Sosial Kota Jogja, Rihari Wulandari menyebutkan belum disalurkannya BST APBD Kota Jogja karena masih dilakukan cleansing data calon penerima.
"Kalau data yang dulu dari KSJPS 2019 itu kan ada 803, KSJPS yang enggak masuk jenjang 2018 itu ada 813. Kemudian kita cleansing lagi kira-kira yang sudah mendapatkan sembako PKH, Bansos APBN, dan Bansos APBD DIY akhirnya terakhir kita cleansing tinggal 712 [KSJPS 2019] dan 741 [KSJPS 2018]," terangnya pada Kamis (26/11/2020).
Baca juga: Banyak Ponpes di Jogja Terpapar Corona, Pengurus Diminta Pulangkan Santri yang Sehat
Wulan menjelaskan jika rencananya para penerima BST nantinya akan langsung mendapatkan bantuan untuk empat bulan sekaligus yang diberikan pada bulan Desember. Adapun tiap bulannya besar nominal BST APBD Kota Jogja yakni sebesar Rp300.000 per KK. Sehingga bulan depan para penerima bantuan akan menerima BST senilai Rp1,2 juta yang dalam pembagiannya bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia.
"Pokoknya kalau bisa paling cepat pekan depan sudah bisa terbagi, kan hanya 1.400 [penerima bantuan]. Mungkin satu di kantor pos besar sudah bisa. Kalau misal pun dibagi kalau kemarin sistem kita bagi di kantor pos besar ada beberapa kecamatan, kemudian di kantor pos Gondokusuman itu untuk Kalurahan dan Kemantren juga," tandasnya.
Baca juga: Presiden Brazil Tegaskan Tak Mau Disuntik vaksin Covid-19
Ditambahkan Wulan jika nominal BST sebesar Rp300.000 menyesuaikan dengan BST dari pemerintah pusat. Wulan mengatakan jika cairnya bantuan BST APBN tahap Desember dan BST APBD Kota Jogja mungkin akan berbarengan. Dia menegaskan jika selama pembagian bantuan protokol kesehatan harus tetap ditegakkan.
"Dengan jadwal dan protokol kesehatan yang dijalankan, sehingga tidak ada kerumunan dan penumpukan. Kemarin 970 [penerima bantuan] bisa lancar tiga hari, ini hanya 1400 mudah-mudahan nanti bisa sehari selesai. Nanti diberi waktu yang belum bisa mengambil sesuai jadwal dikasih kesempatan untuk mengambil di tanggal berapa [ditentukan]," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.