PSS Sleman Masih Berburu Pemain Lokal, Ini Kata Pieter Huistra
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, Rukmono Suswihanto mengatakan kondisi peningkatan kasus yang terjadi saat ini belum sampai tingkat membahayakan di mana tidak bisa memisahkan pasien Covid dan tidak Covid sehingga tidak bisa dikendalikan. Permasalahan yang disoroti Rukmono justru kebutuhan pelayanan critical yang meningkat.
"Permasalahan lain yang kita hadapi adalah ternyata kebutuhan di RS mulai meningkat yang membutuhkan pelayanan critical. Pelayanan critical tidak selalu terkait ventilator. Memang ventilator masih menjadi kebutuhan, tetapi pasien critical itu tidak semata-mata ventilator tetapi bagaimana pasien-pasien yang mengalami komplikasi Covid itu semakin meningkat," terang Rukmono, Minggu (29/11/2020).
BACA JUGA : Ketersediaan Bed Sudah Tipis, Rumah Sakit Rujukan Covid
Lebih lanjut, Rukmono mengatakan ternyata dukungan ventilasi tidak begitu bermakna untuk ventilator. Kematian pasien Covid itu tidak semata-mata ada permasalahan di parunya, tetapi masalah-masalah lain yang menyulitkan penanganan. "Jadi kalau pasien sudah butuh ke ventilator biasanya meninggal. Sekarang paling penting yang HNFC itu kita memberikan tekanan oksigen tanpa ventilator itu yang sekarang dibutuhkan," tambahnya.
Strategi yang dilakukan Atasi pelonjakan menurut Rukmono dengan kolaborasi memperkuat komunikasi antar rumah sakit. Memang ada beberapa hal yang Rukmono cermati, ternyata apa yang didefinisikan sebagai kebutuhan ruangan critical itu kadang-kadang definisi dalam praktiknya mungkin masuk ruangan non-critical.
"Kami melihat masih ada rumah sakit yang merawat pasien pasien asimptomatik ternyata ada kebutuhan ada kelompok masyarakat tertentu yang membutuhkan itu juga," ungkapnya.
BACA JUGA : Kasus Terus Melonjak, Bed RS untuk Pasien Covid-19 yang
Oleh karena itu menurut Rukmono perlu penajaman kembali kasus-kasus mana yang sebaiknya tidak perlu di rawat rumah sakit ini maupun yang perlu di bawa rumah sakit. Rukmono menyebut saat ini problem yang penting bagaimana bisa menggalang SDM untuk memperoleh bantuan tenaga. Beberapa bantuan tenaga yang ada tidak bisa menangani pasien Covid-19 critical.
"Problematika peningkatan kasus itu bukan tempatnya, tetapi 4S [Space, Stafing, Supply, System]. Space kita cukup, stafing problem SDM. Perbekalan obat-obatan, APD, Supply kita cukup. System itu perlu diperbaiki," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang