Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Kegiatan pelatihan untuk pendamping PKH di DIY. /Ist-Kemensos.
Harianjogja.com, JOGJA—Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memiliki tantangan tersendiri dalam memberikan layanan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di tengah pandemi Covid-19. Para pendamping pun diberikan pelatihan terkait teknologi agar dapat dimanfaatkan untuk mengurangi tatap muka.
Kepala Badan Pendidikan,Penelitian dan Penyuluhan (BP3S) Sosial Kemensos Profesor Syahabuddin mengapresiasi DIY yang telah memberikan pelatihan kepada pendamping PKH, di mana pada telah menjangkau 4.371 pendamping dari berbagai provinsi di Indonesia selama 2020. Menurutnya pendamping PKH harus menjadi sumber daya manusia yang unggul dan siap dalam menghadapi dinamika perubahan di tengah pandemi Covid-19.
BACA JUGA : Sudah Ratusan Warga di Gunungkidul Mundur dari Program
"Kami mengapresiasi kepada BBPPKS DIY yang telah menyelesaikan pelatihan 100%, artinya meski pandemi covid, tidak mengurangi kinerja dalam mendukung pengembangan SDM,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (3/12/2020).
Ia menambahkan, perubahan cara kerja harus dilakukan pendamping PKH seperti saat ini situasi pendemi Covid-19. Pendamping harus kreatif dalam mendampingi keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dengan meminimalisasi terjadinya pertemuan tatap muka. Oleh karena itu pendamping PKH harus lebih melek teknologi sehingga dapat memanfaatkan IT dalam melaksanakan tugasnya mendampingi KPM.
“Pendamping harus bisa berinovasi dalam melaksanakan pertemuan peningkatan kapasitas keluarga berbasis teknologi, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini,” katanya.
BACA JUGA : Merasa Sudah Mampu, 72 Keluarga Penerima PKH
Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) DIY Murhardjani mengatakan upaya peningkaatn kompetensi pendamping PKH terus dilakukan. Pada pelatihan selama dua hari ini diikuti koordinator pendamping PKH sebanyak 60 orang untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Mereka akan menularkan hasil pelatihan kepada pendampingan lainnya di wilayah DIY.
“Harapannya dengan kompetensi yang dimiliki pendamping PKH bisa mendorong KPM agar bisa lulus sebagai warga miskin dan bisa mandiri,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Kualitas tidur berperan penting menjaga kesehatan otak. Kurang tidur dapat memengaruhi memori, konsentrasi hingga fungsi kognitif.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Presiden Prabowo menunjuk Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria pada 1 Oktober 2026 setelah sebelumnya menjabat Wakapolri.
Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi. Enam penerbangan mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.