Wanita Diduga Mabuk Rusak Gerobak Pukis di Babarsari, Ini Kronologinya
Wanita diduga mabuk mengamuk dan merusak gerobak penjual pukis di Babarsari, Sleman. Polisi mengamankan kedua pihak untuk mediasi.
akil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi meninjau progres pengerjaan proyek simpang Tugu pada Senin (7/12/2020).-Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA--Proyek penataan simpang Tugu menuju tahap akhir. Pekan ini proyek tersebut ditargetkan rampung dengan pemindahan sejumlah kabel sehingga simpang Tugu bebas kabel udara.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi yang meninjau langsung progres proyek menuturkan kontraktor berjanji untuk merampungkan pengerjaan pekan ini. Rencananya pekan ini, fokus proyek melakukan tahap finishing dan pemindahan kabel udara. "Yang pertama ini tadi saya lihat kalau yang di seputaran Tugu mereka janji pekan ini selesai, tinggal finishing, tinggal merapikan. Hari Selasa semua kabel listrik turun, hari kamis kabel-kabel telekomunilasi turun semua. Insyaallah minggu ini semua kabel sudah turun," tutur Heroe pada Senin (7/12/2020).
Saat meninjau, Heroe menyoroti banyaknya tiang-tiang dengan bermacam-macam kegunaan di sekitar kawasan Tugu. Pihaknya meminta agar tiang-tiang tersebut disederhanakan sehingga tak terkesan semrawut. "Beberapa tiang yang tidak perlu sudah kita bersihkan semua, sehingga di sekitaran Tugu hanya beberapa saja tidak seperti sekarang banyak sekali tiang," terangnya.
"Jadi dalam hal pengerjaan ini memang mau selesai. Hanya memang nanti ada catatan-catatan yang masih kurang itu menyangkut tentang fasilitas yang di luar kontrak. Itu memang ada beberapa yang perlu, misalnya penerangan Tugu yang tengah kita harus pakai penerangan jarak jauh yang mungkin belum masuk [kontrak] sebelumnya," tandas Heroe.
Dipastikan Heroe, kabel yang malang melintang di kawasan Tugu pekan ini telah dipindahkan ke saluran bawah tanah. Sejauh ini menurut Heroe dari segi kualitas, pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor terbilang baik. "Pekan ini sudah enggak ada [kabel udara]. Kalau saya lihat sudah agak rapi lah, tinggal finishing-nya kelihatannya seperti apa. Cuma kalau dari penyelesaian kasarnya sudah kelihatan rapi. Saya harapkan semua, tadi sudah sepakat juga kalau ada hal yang kurang rapi harus diperbaiki secepatnya, itu sudah disepakati semua karena ini masih banyak yang belum clear. Karena masih ada finishing, kaya Tugu ini finishing belum ada lampumya segala macam," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wanita diduga mabuk mengamuk dan merusak gerobak penjual pukis di Babarsari, Sleman. Polisi mengamankan kedua pihak untuk mediasi.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.