Warga Sleman Rasakan Manfaat JKN PBI JK, Layanan Kesehatan Tanpa Diskriminasi
Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) terus dirasakan manfaatnya
Sejumlah pengusaha kuliner yang tergabung dalam Kelompok Usaha Jasa Kuliner di wilayah Nanggulan dan Girimulyo mendatangi Kantor DPRD Kulonprogo, Selasa (5/1/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah pengusaha kuliner yang tergabung dalam Kelompok Usaha Jasa Kuliner di wilayah Nanggulan dan Girimulyo mendatangi Kantor DPRD Kulonprogo, Selasa (5/1/2021). Kedatangan mereka dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait sulitnya mendapatkan izin usaha di Kulonprogo.
Kelompok beranggotakan pengelola Kopi Ampirono, Dadap Sumilir, Banyu Bening dan Kopi Ingkar Janji itu sebelumnya telah mengurus izin usaha serta izin pengalihfungsian lahan pertanian di kawasan Nanggulan dan Girimulyo untuk dibangun usaha. Namun izin usaha itu tak kunjung dikeluarkan oleh instansi terkait.
"Jadi selama ini kita itu sudah mengurus legalitas usaha, tapi bahasanya itu masih sulit ya, oleh karenanya dengan audiensi ini mudah-mudahan segera ada solusi dari pemkab," kata Koordinator Usaha Jasa Kuliner Nanggulan-Girimulyo, Rusyadi Handoko, saat ditemui seusai audiensi di Ruang Sadewa, DPRD Kulonprogo, Kapanewon Pengasih, Selasa siang.
Di samping meminta kemudahan proses perizinan, kelompok ini juga berharap dinas terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UMKM, dan sebagainya bisa memberi pendampingan kepada mereka. Sebab usaha yang mereka kelola telah berkontribusi dalam pengembangan perekonomian masyarakat sekitar.
Audiensi ini, dihadiri ketua fraksi, komisi, dan pimpinan DPRD Kulonprogo. Di samping itu juga ada perwakilan instansi, di antaranya DPMPT, Dispar, Dispetarung, Dinas Pertanian, DPUPKP, Bappeda, Disperindag dan asisten daerah.
Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati mengatakan hasil pertemuan ini disimpulkan proses perizinan memang berlangsung lama. Namun pihaknya meminta instansi terkait untuk bisa mempercepat proses tersebut. Koordinasi antar instansi juga harus dikuatkan agar persoalan semacam ini tak terulang kembali.
"Kami juga ingin ada progres dari pemkab terkait penyelesaian persoalan ini. Meskipun memang secara peruntukan wilayah itu adalah untuk pertanian, namun tadi sudah disampaikan dari Dinas Pertanian mendasarkan Perpres 38 tahun 2015 dan LP2B nya juga masih mencukupi," ujar Akhid.
Akhid mengatakan Kelompok Usaha Jasa Kuliner di wilayah Nanggulan dan Girimulyo telah menyatakan bahwa mereka mau mentaati aturan perizinan yang berlaku. Oleh karenanya diharapkan pemkab bisa memberikan pendampingan dan bimbingan kepada kelompok ini, supaya pelaksanaan usahanya tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sekitar.
Dikatakan Akhid usaha yang kelompok itu kelola berada di kawasan strategis, yang perlu mendapat perhatian lebih dan jika perlu dapat dijadikan pilot project program kolaborasi OPD dalam pengembangan kawasan wisata.
"Mereka juga harus diapresiasi karena telah ikut dalam upaya mengembangkan perekonomian masyarakat, hal ini senada dengan tema Kulonprogo pada 2021 yaitu memanfaatkan program strategis nasional untuk kebangkitan dan kemajuan ekonomi Kulonprogo," ucapnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) terus dirasakan manfaatnya
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Angsuran pertama kredit KDKMP jatuh tempo September 2026. Kemenkeu masih menunggu tagihan Himbara meski anggaran telah disiapkan.
Sumaya meraih perak tunggal putri teqball Asian Games 2026 dan mengukir sejarah setelah beralih dari sepak takraw sekitar dua tahun lalu.