30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Salah satu kerusakan di Jalan Kolonel Sugiyono, Bantul, Senin (1/2/2021)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul tidak bisa memperbaiki Jalan Kolonel Sugiyono yang rusak karena ruas jalan alternatif simpang empat Klodran ke Jalan Srandakan tersebut merupakan jalan nasional.
"Jalan Kolonel Sugiyono jalan nasional. Kami belum tahu kapan perbaikannya," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Eko Budi Santoso, Selasa (2/2/2021).
BACA JUGA: Pelanggaran Operasional Tempat Usaha Masih Mendominasi saat PTKM Tahap Kedua
Eko mengatakan ruas jalan tersebut sudah lama rusak dan sudah dilaporkan ke Pemerintah Pusat. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya. Jalan sepanjang sekitar 4,5 kilometer tersebut sering dilintasi kendaraan bertonase berat. Bahkan truk-truk pasir dan bus kerap melintasi jalan tersebut karena tidak bisa masuk jalur dalam kota.
Jawatannya tidak bisa memperbaiki jalan tersebut. Rencana perbaikan yang dilakukan tahun ini adalah jalan kabupaten. Namun tidak banyak karena anggarannya terbatas setelah dipangkas untuk kebutuhan penanganan Coronavirus Disease atau Covid-19. "Yang diperbaiki di antaranya Jalan Jogolagan-Pleret dan Jalan Jampian-Sambikerep Pajangan," kata Eko.
Perbaikan di dua ruas jalan tersebut adalah penebalan aspal sehingga selama perbaikan harus melakukan buka tutup salah satu lajur jalan.
BACA JUGA: Petani Ditemukan Tewas di Persawahan, Diduga Tersengat Aliran Listrik
Sementara itu, di sepanjang Jalan Kolonel Sugiyono dari simpang empat Klodran sampai simpang tiga Jalan Srandakan terlihat kerusakan di beberapa titik, terutama di daerah Dusun Jatak dan Dusun Bantul Karang, Desa Ringinharjo.
Warga dan pedagang di sekitar jalan tersebut juga sudah lama mengeluh karena sering terjadi kecelakaan. Irwan, salah satu pedagang bakso di pinggir ruas jalan tersebut mengaku kerap menyaksikan kecelakaan, "Itu kan rusaknya dekat traffic light sehingga kalau lampu hijau pengendara fokusnya ke lampu, tidak melihat ada jeglongan besar," kata Irwan.
Menurut dia beberapa warga sebenarnya sudah berupaya menguruk jalan rusak tersebut dengan batu bata dan tanah, tetapi hasilnya tidak bertahan lama. Jalan kembali berlubang terlebih dilintasi kendaraan bertonase besar seperti truk dan bus. Irwan berharap ada perbaikan jalan tersebut untuk mengurangi resiko kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
RUU APBN 2027 mengatur kewenangan Menteri Keuangan melakukan audit khusus terkait pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.