Harga Sapi Impor Naik, Untungkan Peternak Tapi Ancam Populasi Nasional
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA-- Dampak La Nina sudah mulai dirasakan di Kota Jogja. Diguyur hujan angin beberapa jam, beberapa pohon tumbang dan atap rumah beterbangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat menuturkan jika hujan disertai angin yang mengguyur Kota Jogja pada Rabu (3/2/2021) telah menyebabkan pohon tumbang dan atap terbang di beberapa lokasi. "Jadi hujan yang terjadi beberapa jam dari sore sampai tengah malam membuat beberapa tempat mengalami pohon tumbang di daerah Pakuncen, Jl. KH. Ahmad Dahlan, Gading dan sebagainya. Alhamdlilah bisa teratasi," tuturnya pada Kamis (4/2/2021).
Nur menyebutkan adapun dua rumah rusak akibat terjangan angin telah mendapat bantuan. Dua rumah tersebut terletak di Bangunrejo dan Kricak. Bantuan tenaga dan material sifatnya penyelamatan sementara telah disalurkan, tergantung kebutuhan akibat kerusakan yang ditimbulkan.
BACA JUGA: Sehari 321 Orang Positif, Covid-19 di DIY Nyaris Tembus 23.000
"Karena di situ atapnya pada rusak, [diberi bantuan] ada atap, ada blandar, tiang-tiang kayu, karena tidak bisa dihuni. Ya kami beri bantuan kerja bakti, material secukupnya agar rumah itu bisa dihuni," terangnya.
"Dua rumah itu yang paling parah, artinya tidak berfungsi lagi. Tidak bisa berfungsi untuk hunian, kalau kerusakannya kecil, [perbaikan] kemandirian warga sendiri mengupayakan untuk diperbaiki," imbuh Nur.
Baik pohon tumbang maupun atap rumah terbang menurut Nur disebabkan embusan angin kencang saat hujan yang merupakan bagin dari La Nina. "Anginnya terlalu kuat, kalau pohon di Kota Jogja kebanyakan sudah dipotongi, sudah tidak terlalu rimbun, [kemarin] karena anginnya terlalu kuat itu," jelasnya.
Antisipasi ke depannya, Nur mengimbau kepada warga masyarakat untuk siaga dengan potensi bencana yang mungkin timbul diakibatkan angin maupun hujan. Oleh karenanya pihaknya meminta warga untuk menumbangkan pohon yang sudah rapuh atau tua di sekitar lingkungan warga. "Seperti pohon yang sudah rapuh, sudah tua bisa dipotong, dikurangi agar tidak terjadi kerobohan yang membawa korban, terutama di pinggir jalan," tandasnya.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Jogja, Petrus Singgih Purnomo mengatakan bantuan berupa terpal telah dikirim langsung ke lokasi kejadian. "Untuk kejadian bencana ini tim dari BPBD Kota Jogja langsung bergerak ke lokasi dan memenuhi kebutuhan logistik yaitu terpal. Saat ini masih bisa ditempati. Pohon yang menimpa mobil pribadi tidak ada kerusakan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.