Kasus GMS Bantul, 31 Saksi Diperiksa, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA-- Dampak La Nina sudah mulai dirasakan di Kota Jogja. Diguyur hujan angin beberapa jam, beberapa pohon tumbang dan atap rumah beterbangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Nur Hidayat menuturkan jika hujan disertai angin yang mengguyur Kota Jogja pada Rabu (3/2/2021) telah menyebabkan pohon tumbang dan atap terbang di beberapa lokasi. "Jadi hujan yang terjadi beberapa jam dari sore sampai tengah malam membuat beberapa tempat mengalami pohon tumbang di daerah Pakuncen, Jl. KH. Ahmad Dahlan, Gading dan sebagainya. Alhamdlilah bisa teratasi," tuturnya pada Kamis (4/2/2021).
Nur menyebutkan adapun dua rumah rusak akibat terjangan angin telah mendapat bantuan. Dua rumah tersebut terletak di Bangunrejo dan Kricak. Bantuan tenaga dan material sifatnya penyelamatan sementara telah disalurkan, tergantung kebutuhan akibat kerusakan yang ditimbulkan.
BACA JUGA: Sehari 321 Orang Positif, Covid-19 di DIY Nyaris Tembus 23.000
"Karena di situ atapnya pada rusak, [diberi bantuan] ada atap, ada blandar, tiang-tiang kayu, karena tidak bisa dihuni. Ya kami beri bantuan kerja bakti, material secukupnya agar rumah itu bisa dihuni," terangnya.
"Dua rumah itu yang paling parah, artinya tidak berfungsi lagi. Tidak bisa berfungsi untuk hunian, kalau kerusakannya kecil, [perbaikan] kemandirian warga sendiri mengupayakan untuk diperbaiki," imbuh Nur.
Baik pohon tumbang maupun atap rumah terbang menurut Nur disebabkan embusan angin kencang saat hujan yang merupakan bagin dari La Nina. "Anginnya terlalu kuat, kalau pohon di Kota Jogja kebanyakan sudah dipotongi, sudah tidak terlalu rimbun, [kemarin] karena anginnya terlalu kuat itu," jelasnya.
Antisipasi ke depannya, Nur mengimbau kepada warga masyarakat untuk siaga dengan potensi bencana yang mungkin timbul diakibatkan angin maupun hujan. Oleh karenanya pihaknya meminta warga untuk menumbangkan pohon yang sudah rapuh atau tua di sekitar lingkungan warga. "Seperti pohon yang sudah rapuh, sudah tua bisa dipotong, dikurangi agar tidak terjadi kerobohan yang membawa korban, terutama di pinggir jalan," tandasnya.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Jogja, Petrus Singgih Purnomo mengatakan bantuan berupa terpal telah dikirim langsung ke lokasi kejadian. "Untuk kejadian bencana ini tim dari BPBD Kota Jogja langsung bergerak ke lokasi dan memenuhi kebutuhan logistik yaitu terpal. Saat ini masih bisa ditempati. Pohon yang menimpa mobil pribadi tidak ada kerusakan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
20 password paling sering digunakan di 2026 versi NordPass! Cek apakah password Anda ada di daftar ini.
Jumlah kecelakaan lalu lintas di Sleman naik 9 persen pada semester I 2026 menjadi 1.454 kasus. Polisi menyebut mobilitas masyarakat dan pelanggaran lalu lintas
PT United Tractors Tbk (UT), anak usaha PT Astra International Tbk (Astra), bekerja sama dengan BNPB menyelenggarakan Training of Trainer Kampung Tangguh Bencan
Panduan lengkap aktivasi rekening SimPel untuk pencairan PIP. Simak dokumen, cara aktivasi, dan manfaat rekening ini untuk kelancaran bantuan pendidikan Anda!
Seluruh pemain Timnas Inggris menyumbangkan match fee selama turnamen untuk berbagai lembaga amal melalui England Footballers Foundation. Dana yang terkumpul te