Anggaran Dropping Air BPBD Gunungkidul Makin Menipis
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Petugas dari Polres Gunungkidul dan Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan luar DIY di pintu masuk di Kapanewon Patuk, Jumat (12/2/2021)./Ist-dok Dishub Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Puluhan kendaraan dari luar Gunungkidul mengikuti pemeriksaan identitas hingga pelaksanaan rapid tes. Meski demikian, dari hasil tes para pengendara masih diperbolehkan melanjutkan perjalanan.
Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan untuk wilayah Gunungkidul tidak ada pos khusus untuk pemeriksaan kendaraan luar DIY. Pasalnya, pos pemeriksaan hanya ada di Temon, Kulonprogo, Tempel dan Prambanan di Kabupaten Sleman.
Meski demikian, sambung dia, untuk pemeriksaan tetap dilakukan secara random di wilayah perbatasan seperti Patuk, Ponjong, Semin hingga Ngawen. “Hari ini pemeriksaan dilakukan di Hargodumilah di Patuk. Kebetulan disana juga ada pos pengamanannya,” kata Bayu kepada Harianjogja.com, Jumat (12/2/2021).
Baca juga: Gunakan Hasil Rapid Antigen Palsu, 18 Penumpang Pesawat Palu-Jakarta Gagal Terbang
Ia menjelaskan, pemeriksaan tidak hanya dengan memeriksa identitas pengendara, namun juga meminta hasil tes rapid antigen, khususnya yang berasal dari zona merah. Apabila tidak membawa hasil rapid tes, maka akan dilakukan rapid di lokasi pemeriksaan. “Kami bekerjasama dengan tim Biddokkes Polres dan Polda DIY,” ungapnya.
Menurut dia, di pos Hargodumilah sejak pukul 09.00-11.00 WIB ada 35 pengendara diminta melakukan rapid tes antigen di tempat. Meski demikian, hasil dari pemeriksaan dinyatakan negatif dan diperbolehkan meneruskan perjalanan. “Ini masih data sementara. Kalau memang nanti ada yang reaktif maka diminta balik arah dan melakukan isolasi mandiri,” katanya.
Ditambahkan Bayu, pemeriksaan akan dilakukan secara acak di wilayah perbatasan seperti Semin, Ponjong hingga Ngawen. Selain itu, di kawasan wisata juga akan ada pengecekan selama libur imlek berlangsung. “Kami akan terus lakukan patroli,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Sekitar 350 buruh MTG belum mendapat kepastian PHK, sementara gaji disebut belum dibayar sejak April. DPRD DIY meminta persoalan segera dituntaskan.
PBB-P2 Sleman mencapai Rp86,34 miliar atau 95% target. Lima kapanewon dan 42 kalurahan telah lunas lebih awal.
37 remaja Kota Magelang unjuk potensi dalam Adujak GenRe dan Kreativitas PIK-R 2026 untuk menjadi agen perubahan.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Longsor dinding Sungai Bedog Bantul akan ditangani BBWSSO pada 2027. Beronjong dibangun setelah saluran air di sekitar lokasi diperbaiki.