Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). /ANTARA FOTO-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN-Meski relatif kecil, aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih terus terjadi. Badan Penyelidikan dan pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat terjadi 12 guguran lava pijar pada Selasa (16/2/2021) dalam periode pengamatan 00.00 WIB-06.00 WIB.
Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, mengatakan guguran lava pijar juga terjadi sebanyak 14 guguran lava pijar pada Senin (15/2/2021). “Guguran lava pijar memiliki jarak luncur maksimal 1,5 km ke arah barat daya,” ujarnya, Selasa (16/2/2021).
Masih terjadinya guguran lava pijar ini disebabkan karena memang kubah lava Gunung Merapi pun masih tumbuh. Seperti diketahui, per 4 Februari, BPPTKG menetapkan terdapat dua kubah lava dengan posisi yang pertama di barat daya dan yang baru di tengah kawah.
Kubah lava yang berada di sisi barat daya per Sabtu (13/2/2021) tercatat memiliki volume 295.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 38.900 meter kubik per hari dan rata-rata total pertumbuhan 10.000 meter kubik per hari. Sedangkan kubah lava kedua hingga hari ini masih belum terhitung volumenya lantaran terhalang cuaca.
BACA JUGA: Prilly Latuconsina Main ke Pantai Gunungkidul, Caption Fotonya soal Jodoh
Kubah lava kedua ini posisinya berada di dekat bukaan kawah yakni di sisi tenggara. Namun sampai saat ini, belum teramati adanya guguran material dari bukaan kawah tersebut. “Artinya guguran kemungkinan besar masih terjadi di dalam kawah. Dari data-data lain seperti deformasi, seismik dan asap belum ada perubahan signifikan,” ungkapnya.
Meski demikian pihaknya tetap mewaspadai jika sewaktu-waktu dapat terjadi awan panas karena kubah lava masih terus tumbuh. “Erupsi Merapi bersifat efusif, berjalannya sangat lambat. Magma yang menuju ke permukaan sangat pelan. Di bawah rata-rata erupsi Merapi pada umumnya yakni 20.000 meter kubik per hari,” katanya.
Dengan aktivitas ini, status Gunung Merapi saat ini masih tetap Siaga, dengan potensi bahaya berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor Selatan-Barat Daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Berkas Febrie Adriansyah telah P-21 dan dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Tim hukum siap menguji bukti dan tuduhan jaksa di persidangan.
Pengalihan 60% saham Whoosh ke pemerintah melalui Kemenkeu kini masuk tahap finalisasi, disertai due diligence dan evaluasi nilai saham.
Giuseppe Garibaldi akan resmi menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026 setelah serah terima di Pelabuhan Tanjung Priok.
Polresta Jogja mendalami dugaan pungli food truck di Alkid, termasuk klaim permintaan jatah makan oleh anggota polisi dan tarif parkir jutaan rupiah.
DPRD Bantul menilai kinerja Perumda Aneka Dharma masih perlu didorong agar kontribusi terhadap PAD dan pengelolaan ITF Bawuran meningkat.