15.342 RTLH di Gunungkidul Masih Menunggu Perbaikan
15.342 RTLH di Gunungkidul masih menunggu perbaikan. Tahun 2026, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5,12 miliar untuk 256 rumah.
Ilustrasi kemiskinan./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp64,4 miliar untuk program pengentasan kemiskinan. Jumlah ini masih bisa bertambah karena anggaran untuk iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp66 miliar belum dimasukan kedalam program tersebut.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanto mengatakan, pandemi Covid-19 mengakibatkan program penurunan angka kemiskinan meleset target. Hal ini terlihat adanya peningkatan jumlah warga miskin di tahun lalu menjadi 17,07%. “Naik tipis karena angka kemiskinan di 2019 sebesar 16,61%,” kata Sri Suhartanto, Kamis (18/2/2021).
BACA JUGA : Kemiskinan Gunungkidul Masih di Atas 15%, Ini Pesan Badingah untuk Bupati Terpilih
Meski ada kenaikan, ia mengungkapkan pemkab berkomitmen untuk mengurangi jumlah keluarga miskin di Gunungkidul. Tahun ini, pemkab mengalokasikan anggaran sekitar Rp64,4 miliar guna mengurangi jumlah keluarga miskin di Bumi Handayani.
Rencananya alokasi tersebut digunakan berbagai program seperti perbaikan rumah tak layak huni, pembuatan jamban sehat, padat karya hingga program pemberdayaan masyarakat hingga program kelompok usaha bersama. “Ini total secara akumulasi yang tertuang di APBD 2021,” katanya.
Sri Suhartanto mengungkapkan, jumlah alokasi tersebut belum termasuk bantuan iuran untuk pembayaran BPJS Kesehatan bagi keluarga kurang mampu di Gunungkidul. untuk program ini, kata dia, pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp66 miliar. “Pembayaran premi ini sebagai bentuk komitmen pemkab memberikan layanan fasilitas jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu,” katanya.
BACA JUGA : Warga Miskin di Gunungkidul Tambah Banyak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
15.342 RTLH di Gunungkidul masih menunggu perbaikan. Tahun 2026, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5,12 miliar untuk 256 rumah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Trailer terbaru Memburu Pemangsa ungkap investigasi empat jurnalis yang berubah menjadi teror demonologi. Dibintangi Laura Basuki dan Prilly Latuconsina.