PAN Kota Jogja Siapkan Strategi Pemenangan Pileg dan Pilwalkot
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). /ANTARA FOTO-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA—Gunung Merapi kembali mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncuran satu kilometer pada Sabtu (13/3/2021) dinihari. Semalam tercatat Merapi menyemburkan lava pijar sebanyak 17 kali. Terdiri atas periode Jumat (12/3/2021) pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB sebanyak 10 kali dan Sabtu (13/3/2021) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB tercatat tujuh kali.
Berdasarkan data BPPTKG pada Sabtu (13/3/2021) periode pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB kondisi Merapi cuaca berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 13-27 °C, kelembaban udara 68-95 %, dan tekanan udara 569-704 mmHg. Volume curah hujan 9 mm per hari.
BACA JUGA : Awan Panas Merapi Meluncur 1,2 Kilometer dari Puncak
Kemudian secara visual gunung terlihat jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah. Pada perideo ini terpantau tujuh kali terjadi guguran lava.
“Teramati tujuh kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah barat daya,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan resminya Sabtu (13/3/2021) pagi.
Aktivitas kegempaan periode Sabtu pagi terpantau guguran terjadi 32 kali dengan amplitudo 3-16 mm dan durasi antara 11 detik hingga 70 detik. Gempa embusan tercatat dua kali dengan amplitude antar 4-5 milimeter dengan durasi 15 detik. Pada periode ini tidak dilaporkan adanya gempa fase banyak.
BACA JUGA : Awan Panas dan Hujan Abu Gunung Merapi Muncul Kembali
Sedangkan pada periode pengamatan Jumat (12/2/2021) pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB terpantai cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 16-21 °C, kelembaban udara 53-95 %, dan tekanan udara 569-700 mmHg. Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.
“Teramati 10 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimum 700 meter ke arah barat daya,” ujarnya.
Adapun aktivitas kegempaan periode Jumat (12/2/2021) pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB terpantau guguran terjadi 57 kali dengan amplitudo 3-30 mm dan durasi antara 9 detik hingga 71 detik. Gempa embusan terjadi 8 kali dengan amplitudo antara 2-3 mm dan durasi 9 detik sampai 13 detik. Gempa fase banyak terjadi 4 kali dengan durasi antara 0,3 sampai 0,4 detik.
Dengan demikian dalam semalam atau 12 jam terakhir terjadi guguran lava pijar 17 kali terdiri atas periode pengamatan Sabtu (13/3/2021) periode pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB terjadi 7 kali dan periode Jumat (12/2/2021) pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB terjadi 10 kali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.