63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Kondisi di Pantai Indrayanti, Tepus, Kecamatan Tepus bersih setelah diterjang gelombang tinggi, Sabtu (9/5/2020). /Ist- Dok SAR Satlinmas Wilyaah II DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat ada 44.976 wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata selama libur paskah. Total dari kunjungan ini memperoleh Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp327 juta.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidu, Hary Sukmono mengatakan libur paskah dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Hal itu terlihat adanya penambahan kunjungan yang signifikan di sejumlah destinasi wisata di Bumi Handayani.
“Total selama libur tiga hari ada kunjungan sebanyak 44.976 wisatawan,” kata Hary, Senin (5/4/2021).
Baca juga: PLN Berhasil Atasi Listrik Padam Akibat Cuaca Ekstrem di Jogja
Menurut dia, kawasan pantai, khususnya Baron dan Pulangsawal atau Indrayanti menjadi primadona karena di lokasi ini paling banyak dikunjungi wisatawan. “Untuk destinasi lain seperti Gunung Api Purba Nglanggeran, Kalisuci atau destinasi lain juga ada kunjungan, tapi tak seramai dengan kawasan pantai,” ujarnya.
Adanya lonjakan jumlah kunjungan juga berdampak terhadap PAD yang diperoleh melalui retribusi tiket masuk kawasan wisata. Selama libur tiga hari ini, dinas pariwisata memperoleh pendapatan sebesar Rp327 juta.
Hary mentuturkan, adanya lonjakan tingkat kunjungan ini sudah diantisipasi. Guna memperketat pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan di area wisata ada penambahan personel hingga jumlahnya mencapai 400 orang. “Sesuai dengan pelaksanaan wisata di masa uji coba, protokol kesehatan menjadi syarat utama sehingga penyelenggaraan tidak menjadi sumber penyebaran virus corona,” kata Hary.
Baca juga: ASPD di Jogja Berlangsung Tatap Muka dengan Prokes Ketat
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, seluruh anggota berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya menegakkan protokol kesehatan di area wisata. Menurut dia, selama liburan berlangsung, setiap harinya ada 100 sampai 150 orang diketahui tidak menggunakan masker saat berwisata di kawasan Poktunggal, Kapanewon Tepus sampai Bukit Paralayang di Kapanewon Purwosari.
“Mereka diingatkan agar mereka menggunakan masker. Selain itu, harus menjaga jarak dan tidak boleh berkerumun,” kata Suris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor