Kelok 23 Gunungkidul Belum Dilirik Investor, Ini Alasannya
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI – Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty berharap satgas penanggulangan di tingkat kalurahan dan kapanewon memaksimalkan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan sosial di masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mencegah munculnya klaster baru penularan virus corona.
“Sekarang ada klaster penularan dari takziah dan mitoni. Pengawasan yang lebih ketat dibutuhkan agar tidak muncul klaster baru lagi,” katanya, Selasa (20/4/2021).
BACA JUGA : Tim Medis Terus Telusuri Kontak Erat Pasien Positif dari Dua
Dewi menjelaskan, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri no.3/2021 tentang Pemberlakukan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) berkala mikro, maka satgas di tingkat kalurahan maupun kapanewon memiliki peran dalam mengoptimalkan upaya penanggulangan virus corona.
“Makanya harus berperan dengan mengatur lagi agar hajatan dan layatan berjalan sesuai dengan protokol kesehatan sehingga tidak menjadi penyebab penularan virus,” katanya.
Menurut dia, upaya penanggulangan tidak hanya bertumpu pada satgas Covid-19, namun partisipasi dari masyarakat juga sangat dibutuhkan. Dewi mengungkapkan, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan harus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran.
BACA JUGA : Pasien Baru Covid-19 di Gunungkidul Berasal dari Klaster
“Meskipun merasa jenuh, masyarakat tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Lebih khusus, pada saat berada di kerumuman seperti hajatan dan layantan. Jadikan pengalaman penularan klaster yang terjadi untuk pencegahan di kemudian hari,” katanya.
Dewi menambahkan, untuk penanganan di lokasi sumber penularan sudah dilakukan sesuai dengan aturan berlaku. Sebagai contoh, di wilayah yang masuk zona merah tidak diperbolehkan melaksanakan kegiatan sosial serta diadakan proses karantina mandiri.
BACA JUGA : Ada Warga yang Pingsan & 2 Meninggal, Begini Awal Mula
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Instagram meluncurkan fitur notifikasi untuk orang tua jika remaja berulang kali mencari istilah terkait bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.
Novo Nordisk dan AWS membangun pusat inovasi AI di London untuk mempercepat riset, pengembangan, dan penemuan obat baru.
Michael Owen memprediksi Arsenal mampu mempertahankan gelar Liga Inggris karena dinilai lebih stabil dibanding para pesaingnya.
Raul Fernandez meraih kemenangan perdana MotoGP 2026 di Silverstone lewat strategi agresif yang dipuji Cal Crutchlow.
Harga emas Pegadaian hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, mencakup Antam, Galeri 24, dan UBS beserta harga buyback.