PSS Sleman Masih Berburu Pemain Lokal, Ini Kata Pieter Huistra
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
Petugas gabungan saat membubarkan kerumunan massa di JJLS, Sanden, Bantul, Sabtu (26/9/2020) malam. /Ist- dok Satpol PP Bantul
Harianjogja.com, BANTUL- Kerumunan warga di seputar Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) direspons aparat pemerintah. Satpol PP Bantul bakal menindak muda-mudi pemain petasan dan balap liar yang berkerumun di JJLS.
Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta mengatakan berkaitan dengan viralnya JJLS yang digunakan aktivitas penyalaan petasan dan balap liar akan dilakukan tindakan dalam waktu dekat. "Kami sudah melakukan rapat koordinasi, akan kita antisipasi supaya area itu menjadi area yang steril dari permainan petasan dan balap liar," tegasnya Kamis (22/4/2021).
Upaya antispasi yang bakal dilakukan Satpok PP yakni dengan penutupan akses masuk ke JJLS . "Akses sekitar JJLS kita tutup supaya, aktivitas yang membikin keresahan warga dan kotornya lingkungan JJLS dari kertas bisa dikendalikan," ujarnya.
"Sementara yang ramai ini minggu pagi. Nanti di minggu pagi kita antisipasi. Kalau nanti kita antisipasi di hari minggu lalu mereka ganti hari, maka akan kita koordinasikan kembali," tegasnya.
BACA JUGA: Pembelian Hotel Mutiara Rp170 Miliar oleh Pemda DIY Jadi Temuan BPK
Yulius berharap para muda-mudi mengalihkan waktunya ke hal-hal yang positif dari pada digunakan bermain petasan atau balap liar. Menurut Yulius dua aktivitas itu justru mengganggu warga. "Kita akan ada penindakan tegas terkait dengan kelengkapan kendaraan dari pihak Polres. Jadi tolong bisa diperhatikan dan ditaati atas aturan prokes dan aturan berkendara yang benar," tukasnya.
Jalan-jalan utama arah JJLS rencananya yang bakal dijaga oleh aparat gabungan Satpol PP, Dishub Bantul, Polres dan Kodim. "Tiga titik akan dijaga dan jalan-jalan kecil kita serahkan koordinasinya kepada Kapanewon dan Kalurahan untuk bisa melibatkan unsur Linmas dan FPRB supaya akses masuk ke jalan JLLS bisa steril dari aktivitas balap liar dan petasan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
Viral tagging parkir memicu cekcok di tempat umum. Simak 10 etika parkir agar tidak mengganggu pengguna lain dan memicu konflik.
Kawasan wisata Bromo kembali dibuka 20 Agustus 2026 setelah kebakaran hutan dipadamkan. Pengunjung diminta mencegah sumber api.
Ribuan warga Kulonprogo memadati Alun-Alun Wates menyaksikan pawai HUT ke-81 RI yang diikuti 97 kontingen sekolah dan OPD.
BMKG mencatat 3.055 gempa susulan di Flores setelah gempa M7,7. Terbesar M6,2, sementara BNPB siapkan bantuan rumah warga terdampak.
Dishub Jogja menegaskan target pendapatan parkir harus tetap menjaga kelancaran lalu lintas dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga.