Kalurahan Parangtritis Ubah APBKal usai Kelola Retribusi Pantai
Kalurahan Parangtritis mengubah APBKal 2026 untuk membiayai operasional petugas retribusi usai menerima penugasan pengelolaan TPR.
\r\nPetugas memaksa kendaraan yang diduga pemudik untuk putar balik di Posko Pemantauan di Prambanan, Sleman, Jumat (7/5/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN-Petugas pos penyekatan di Prambanan, Sleman, mulai mengantisipasi arus balik para pemudik.
Kali ini kendaraan pelat non-AB menuju luar wilayah Jogja bakal diperiksa oleh petugas yang berjaga. Jika tidak mampu menunjukkan dokumen persyaratan perjalanan, baik itu berupa surat keterangan bebas Covid-19 mereka akan diminta putar balik.
Selain itu, kendaraan pelat AB pun juga tak diperkenankan meninggalkan wilayah Jogja. "Kalau kemarin kan penyekatan untuk arus mudik. Sekarang arus balik. Dari arah Jogja ke luar," ungkap Kapospam Prambanan, Iptu Haryanto, Sabtu (15/3/2021).
"Pelat AB juga tidak boleh keluar, nanti diperiksa tergantung keperluannya," ujarnya.
Menurutnya, volume arus kendaraan yang meninggalkan Jogja telah mengalami peningkatan.
Ia memprediksi bahwa puncak arus mudik kemungkinan akan terjadi pada Minggu (16/5/2021) hingga beberapa hari setelahnya.
Hingga pertengahan hari, telah ada sekitar 525 kendaraan yang diperiksa. Sebanyak 311 kendaraan di antaranya diminta berputar balik karena tidak mampu menunjukkan dokumen syarat perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan Parangtritis mengubah APBKal 2026 untuk membiayai operasional petugas retribusi usai menerima penugasan pengelolaan TPR.
Bansos PKH dan BPNT Triwulan III mulai disalurkan 20 Juli 2026 setelah pemutakhiran data penerima selesai dilakukan Kemensos.
Pameran Art in Focus di Sleman menampilkan sekitar 120 karya dari 70 seniman lintas negara melalui medium kartu pos hingga 31 Agustus 2026.
Sebanyak 28.478 siswa baru Sekolah Rakyat mendapat pembekalan literasi digital dan etika bermedia sosial selama MPLS 2026.
Bulog menggandeng Perpadi mengolah 2 juta ton Cadangan Beras Pemerintah menjadi beras premium bermerek Beraskita yang segera diluncurkan.
Status siaga darurat kekeringan ditetapkan di Bantul dan Gunungkidul. Pakar UMY menjelaskan penyebab hingga langkah mitigasinya.