PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Foto ilustrasi. /Reuters-Srdjan Zivulovic
Harianjogja.com, WONOSARI – Peredaran narkoba di Gunungkidul masih tinggi. Hal ini terlihat dari pengungapan peredaran hingga akhir Juni ini mencapai 35 kasus.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, peredaran narkoba di Gunungkidul harus diwaspadai. Pasalnya, peredaran masih terhitung tinggi, terutama menyangkut obat-obatan keras.
“Total hingga Juni ini sudah ada 35 kasus pengungkapan narkoba,” kata Suryanto kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).
BACA JUGA : Penjual Pil Koplo Asal Selopamioro Lakukan Transaksi
Jumlah kasus ini hampir mendekati kejadian pengungkapan di 2020 yang mencapai 58 kasus. Sedangkan di 2019 total ada 45 kasus yang berhasil diungkap. Menurut dia, kasus peredaran obat-obatan terlarang masih mendominasi, salah satunya pil koplo. Pil jenis ini memiliki harga murah, namun dari sisi dampak tidak kalah dengan efek dari narkotika.
“Kebanyakan barang dipasok dari luar daerah,” katanya.
Generasi muda, kisaran umur 18-25 tahun menjadi korban sekaligus pelaku. Sebagai langkah antisipasi, kepolisian meningkatkan patroli rutin serta menyisir sejumlah wilayah rawan peredaran barang haram itu.
“Salah satunya menyasar kawasan wisata dan tempat keramaian yang lain,” ungkapnya.
Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul Yudha Haryanto mengatakan, kasus penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian bersama. Meski wilayahnya belum memiliki badan narkotika kabupaten (BNK), upaya pencegahan terus dilakukan.
BACA JUGA : Polres Bantul Tangkap Pria yang Jual Pil Koplo di Rumahnya
“Sosialisasi menyasar keberbagai kalangan, diantaranya para pelajar,” kata Yudha.
Menurut dia, bentuk keseriusan tersebut dalam peringatan Hari Anti Narkoba, pihaknya menggelar berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari aksi turun ke jalan membagikan pamphlet hingga talk show. “Sosialisasi dalam upaya pencegahan akan terus kami galakkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.