Pembangunan Markas Yon TP di Banyusoco Masih Tunggu Izin SG
Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Banyusoco, Gunungkidul, diperkirakan paling cepat dimulai pada 2028 setelah izin lahan dan tahapan pembangunan te
Ilustrasi. /JIBI-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan droping air ke warga jalan terus meski terjadi anomali cuaca. Penyaluran ini diberikan kepada warga setelah ada pengajuan resmi dari pihak kalurahan.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, saat sekarang terjadi anomaly cuaca sehingga akhir-akhir ini seering hujan meski telah memasuki musim kemarau. Ia pun memastikan fenomena ini tidak menghalangi program droping air bersih ke masyarakat yang membutuhkan. Pasalnya, hujan yang turun hanya bersifat sementara.
“Droping akan terus dijalankan karena sudah ada yang mengajukan bantuan ke BPBD,” kata Edy kepada wartawan, Jumat (25/6/2021).
Dia mencontohkan, dalam seminggu terakhir ada pengiriman air bersih bagi warga di Kapanewon Girisubo, Semin dan Tanjungsari. Rencananya, pada Sabtu (26/6/2021) atau hari ini akan dilakukan penyaluran bagi warga di Kapanewon Saptosari dan Paliyan. “Sudah dijadwal. Untuk droping kami siapkan enam armada guna memperlancar penyaluran ke masyarakat,” katanya.
Menurut Edy, untuk droping air tahun ini mendapatkan alokasi anggaran dari Pemkab Gunungkidul sekitar Rp700 juta. Penyaluran sudah dilakukan sejak Senin (14/6/2021) lalu dengan lokasi bantuan di wilayah Kalurahan Girisekar, Panggang.
Baca juga: Rekor Penularan Corona di Gunungkidul Belum Berhenti
“Untuk prosedur pengiriman tidak beda jauh dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya. Pada saat ada permintaan resmi dari kalurahan, maka kami siap menyaluran air bersih ke masyarkat,” katanya.
Panewu Anom Girisubo, Arif Yahya mengakui di wilayahnya terdampak kekeringan pada saat kemarau. Hampir seluruh wilayah yang terdiri dari delapan kalurahan mengalami krisis air. Hal tersebut tak lepas minimnya sumber air dan instalasi PDAM belum bisa menjangkau seluruh area di Kapanewon Girisubo. “Sudah mulai ada penyaluran bantuan,” katanya.
Menurut Arif, pelaksanaan droping tidak hanya mengandalkan anggaran yang dimiliki kapanewon. Pasalnya, penyaluran juga membutuhkan bantuan dari BPBD Gunungkidul. “Sudah kami koordinasikan dan ada pembagian. Kami menangani empat kalurahan, sedangkan empat kalurahan lain ditangani oleh BPBD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Banyusoco, Gunungkidul, diperkirakan paling cepat dimulai pada 2028 setelah izin lahan dan tahapan pembangunan te
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Media Vietnam The Thao 247 menyoroti kemenangan Timnas Indonesia 3-0 atas Bali United. Hasil tersebut dinilai menjadi sinyal kesiapan skuad Garuda menghadapi Pi
Survei Ipsos menunjukkan 75 persen masyarakat Indonesia menilai negaranya berada di jalur yang benar. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara paling
Pemerintah menyiapkan perluasan dana BPDP untuk kakao guna meningkatkan produktivitas dan mengembalikan kejayaan kakao Indonesia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.