Wellness Tourism di Jogja, Rumah Sakit Mulai Kembangkan Layanan
Wellness tourism di Jogja mulai dikembangkan melalui kolaborasi rumah sakit, tenaga medis, dan sektor pariwisata untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Sebuah rumah warga di Kelurahan Notoprajan, Ngampilan Kota Jogja terbakar pada Jumat (16/7/2021) malam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun rumah tersebut hampir ludes di lalap api.
Kasubag Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan, insiden kebakaran itu menimpa warga bernama Sisilia Sutinah,71 tepatnya pada pukul 23.30 WIB.
Dia menjelaskan, insiden itu bermula saat korban merebus air pada pukul 17.00 WIB. Korban lantas lupa mematikan api sehingga api merembet ke tumpukan kardus yang ada didekatnya.
"Kemudian diketahui oleh saksi api sudah membesar dan dikarenakan pintu dalam keadaan terkunci lalu saksi mendobrak pintu dan menyelamatkan korban," jelas Timbul.
Sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 01.00 WIB.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini tapi kerugian dialami korban akibat sejumlah barang yang hangus terbakar," kata dia.
Dok. Ist
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wellness tourism di Jogja mulai dikembangkan melalui kolaborasi rumah sakit, tenaga medis, dan sektor pariwisata untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
PKB Bantul mengukuhkan seluruh pengurus DPAC dan menyiapkan enam fokus pembenahan organisasi. Pembentukan pengurus ranting ditargetkan rampung Desember 2026.
KAI menggelar Safety Hunting bersama 30 railfans di Kulonprogo untuk mengedukasi keselamatan saat berburu foto kereta api.
Lansia 89 tahun ditemukan meninggal dengan luka bakar di sawah Godean, Sleman. Polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.
Timnas Indonesia U-17 menghadapi Filipina, Kamboja, Afghanistan, dan Myanmar di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Simak jadwal lengkapnya.
Kompetisi tersebut diikuti lebih dari 60 peserta yang terbagi dalam dua kategori, yakni pelajar dan profesional. Pesertanya tidak hanya berasal dari Yogyakarta,