BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY belum bisa menyalurkan bantuan sosial tunai dari APBD DIY kepada warga yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atau PPKM Level 4, karena masih melakukan refocusing atau pergeseran anggaran baik APBD murni maupun Dana Keistimewaan (Danais).
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pergeseran anggaran untuk kegiatan rutin di masing-masing organisasi perangkat daerah kepada penanganan Covid-19 termasuk bantuan sosial di dalamnya baru dalam tahap pembahasan.
Di samping pembahasan anggaran, pihaknya juga sudah meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk mendata siapa saja warga dan pelaku usaha mikro yang terdampak namun belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat.
BACA JUGA: Fairuz A Rafiq Umumkan Hamil Anak Ketiga
“Bansos yang akan kita beri masih tahap pendataan, kita kumpulkan data siapa saja yang belum medapatkan jatah bansos. Ini bukan perkara mudah karena bansos ada yang diberikan rutin, ada PKH [Program Keluarga Harapan, adan sembako [Bantuan Pangan Non Tunai], ada dari kepolisian, yang belum mendapatkan akan diberikan,” kata Baskara Aji, Kamis (22/7/2021).
Menurut Aji pendataan penting dialakukan supaya tidak ada yang data ganda yang mendapatkan bantuan. Saat ini Pemerintah Pusat tengah mendistribusikan bantuan sosial tunai untuk warga yang terdampak pandemi. Pada sisi lain bantuan PKH dan BPNT juga berjalan seperti biasa. “Sekarang ini kita masih mencari siapa saja yang sudah mendapatkan bantuan dan yang belum mendapatkan bantuan,” ucap Baskara Aji.
Lebih lanjut Baskara Aji mengatakan selain untuk bansoso pergerseran anggaran rutin juga akan dialokasikan untuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, belanja alat pelindung diri (APD) sampai pengadaan peti jenazah untuk pemakaman pasien Covid-19.
Dia berharap pergeseran anggaran selesai paling lambat akhir bulan ini atau Agustus mendatang, sehingga Agustus bansos bisa dicairkan. “Lebih cepat lebih baik, kalau bisa Agustus sudah mulai peluncuran. Kita lakukan percepatan,” ucap Baskara Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.
Kebakaran garasi bus Damri di Bandung menghanguskan 10 bus dan berdampak pada 13 rumah warga. Satu orang mengalami sesak napas.
Sleman meraih peringkat terbaik I Parasamya Karya Kencana Regional 3 berkat sinergi lintas sektor dalam program GENTING.
Prabowo bertemu 10 mantan Kapolri dan Kapolri Suyudi di Hambalang, di tengah pengusutan kasus dugaan penyadapan.
OJK mencatat hampir 1,5 juta pemain judi online di Jateng. Dana dari utang meningkat hampir 80 persen sejak 2024.