Bupati Gunungkidul Minta Jaga Warga Lebih Aktif, Ini Tujuannya
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mendorong Pemkab Gunungkidul memprioritaskan warga di 58 kalurahan yang menyelenggarakan pilihan lurah mendapatkan prioritas untuk divaksin Covid-19. Langkah ini untuk mencegah munculnya klaster penularan dari penyelenggaraan pilihan lurah.
“Tahapan sudah mulai dan potensi adanya perkumpulan atau kerumunan sangat mungkin dan ini harus diantisipasi agar tidak terjadi klaster penularan,” kata Ery, Kamis (22/7/2021).
Menurut dia, percepatan vaksinasi bagi warga di 58 kalurahan sangat penting agar pelaksanaan tahapan pilihan luran dapat berjalan dengan aman, lancar dan juga sehat. “Jadi saya mendorong agar kalurahan-kalurahan yang menyelenggarakan pilihan lurah bisa mendapatkan prioritas vaksin corona,” katanya.
Selain upaya percepatan vaksin, Ery mengingatkan dalam pelaksanaan tahapan harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyeberan virus. “Kami di komisi A terus lakukan pemantauan. Dalam rapat koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sudah ada komitmen ini, salah satunya membatasi jumlah pemilih di TPS maksimal 300 orang. Selain itu, ada juga pelaksanaan coblosan juga mengacu protokol kesehatan sama seperti saat penyelenggaraan pilkada di tahun lalu,” ungkapnya.
Baca juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Tidak Tutupi Data agar Dibilang Berhasil Tangani Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, proses vaksinasi terus berjalan. Namun, untuk sekarang belum ada program untuk mempercepat vaksinasi bagi warga di kalurahan yang menyelenggarakan pilihan.
“Target masih sama yakni sasaran vaksin untuk petugas medis, sektor pelayanan publik, lansia, masyarakat rentan dan masyarakat umum,” katanya.
Meski demikian, Dewi tidak menampik pada saat jelang pemilihan, proses vaksinasi dapat difokuskan tehadap wilayah-wilayah yang menyelenggarakan coblosan. “Untuk sekarang memang belum, tapi ke depannya bisa dilakukan guna memastikan kesehatan warga saat pemilihan berlangsung,” katanya.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, M Farkhan mengatakan, tahapan pilihan lurah terus berjalan dan tak terganggu dengan adanya pemberlakuan PPKM Darurat. Rencananya coblosan di 58 kalurahan akan diselenggarakan pada 30 Oktober mendatang.
Guna memperlancar penyelenggaraan pilihan lurah secara serentak, Pemkab Gunungkidul telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4,1 miliar. Jumlah ini ada penambahan sekitar Rp800 juta dari pagu awal yang disediakan dalam APBD 2021.
“Awalnya hanya Rp3,3 miliar untuk diberikan ke kalurahan yang menyelenggarakan pilihan. Tapi berhubung masih dalam masa pandemi, maka ada tambahan untuk memastikan penyelenggaraan bisa berjalan sesuai dengan protokol kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
RSJ Grhasia DIY menyiapkan inovasi SIAP Farmasi untuk mempermudah akses obat pasien rawat jalan melalui layanan pengantaran yang aman dan terpantau
Inspeksi mobil sebelum dijual membantu perusahaan mengetahui kondisi aktual armada, memetakan kebutuhan perbaikan, dan menentukan langkah penjualan.
BRAN menargetkan penyusunan SOTK rampung dalam 100 hari kerja dan menjajaki kerja sama dengan Komnas HAM untuk menangani konflik agraria.
Budaya pakewuh dapat menghambat perkembangan bisnis. Pelaku UMKM didorong bersikap tegas, memanfaatkan pemasaran digital, dan meningkatkan literasi untuk memper
SIM Keliling Malam Sleman hadir di Sleman City Hall pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 19.00–21.00 WIB. Simak jadwal dan syaratnya.