Miskomunikasi, Guru SD Negeri Ledoknongko Sleman Dibacok Wali Murid
Guru SD Negeri Ledoknongko Sleman terluka diserang wali murid menggunakan parang. Polisi menyebut insiden diduga dipicu miskomunikasi.
Aktivitas pedagang unggas Pasar Unggas Sidomulyo pada Minggu (25/7/2021). /Ist.
Harianjogja.com, BAMBANGLIPURO - Pembangunan Pasar Unggas Sidomulyo telah disetujui Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal) Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul. Pelaksanaan pembangunan tinggal menunggu izin Bupati Bantul.
Lurah Sidomulyo, Edi Murjito menjelaskan pada Aanggaran Pendapatan Belanja Kalurahan (APBK) murni Sidomuluo mulanya bakal dipakai untuk pembangunan pertashop semacam stasiun pengisian bahan bakar mini yanh dikelola desa. Namun Edi pada Rabu (28/7/2021) menyampaikan anggaran itu selanjutnya dialihkan untuk pembangunan Pasar Unggas karena pembangunan pertaship yang menemui beberapa kendala.
BACA JUGA : Pedagang Unggas Pasar Turi Terpaksa Direlokasi
"Sementara masih terkendala izin tanahnya. Karena di areal ini kan area zona hijau, agak ribet agak sulit. Karena hijau kita harus mencari lahan lagi," ungkapnya.
Kendala yang dialami dalam mewujudkan betdirinya pertashop desa membuat dana desa dialihkan kepada pembangunan Pasar Unggas. "Maka yang tahun ini kita geser atau kita pindahkan ke rencana pembangunan Pasar Unggas," katanya.
"Kebetulan Pasar Unggas kemarin kan menempati di pasar tradisional milik kabupaten [Pasar Turi]. Supaya kedepannya nanti pasar tradisional itu ramah lingkungan, kemudian juga sehat maka harus dipisahkan antara hewan dengan pedagang sembako dan sayur," ujarnya.
Diterangkan Edi, sebelumnya dalam pembahasan Bamuskal telah menyetujui pengalihan anggaran pertashop untuk pembangunan Pasar Unggas. "Kemarin pendamping desa, karena ini dana desa, kalau bisa ada surat rekomendasi atau izin dari Bupati Bantul kalau ini [dana desa] akan digeser. Nominalnya Rp350 juta," ucapnya.
BACA JUGA : Di Gunungkidul, Masuk Pasar Hewan Wajib Bawa Surat
Sebelumnya dijelaskan Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisna Dwi Susanta bahwa puluhan pedagang unggas dipindahkan ke bangunan bekas SD Turi yang telah disediakan untuk pedagang unggas. Relokasi pedagang unggas ke lokasi baru tersebut bersifat permanen. "Dulu kan disediakan, tapi tidak dipakai pedagang unggas," katanya.
"Intinya biar menjadi pasar yang sehat. Tidak terkontaminasi oleh bau ternak sama kotoran itu," tegasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru SD Negeri Ledoknongko Sleman terluka diserang wali murid menggunakan parang. Polisi menyebut insiden diduga dipicu miskomunikasi.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.
BGN siap menjadi offtaker hasil perikanan untuk memenuhi kebutuhan ikan sebagai sumber protein dalam menu Makan Bergizi Gratis.
Prabowo melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wamentan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara.
Batas belanja pegawai 30 persen ditunda. Kulonprogo masih mencatat belanja pegawai sekitar 36 persen dari total APBD.