WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Pengamatan visual BPPTKG menunjukkan awan panas dan lava pijar meluncur dari Gunung Merapi pada Kamis (29/7/2021) dini hari-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN-Awan panas kembali meluncur dari puncak Gunung Merapi pada Kamis (29/7/2021) pagi. Awan panas ke arah barat daya ini diikuti pula sejumlah guguran lava pijar ke arah yang sama.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, menjelaskan awan panas terjadi pukul 00.53 WIB. "Dengan amplitudo 57 mm, durasi 198 detik dan jarak luncur 2,5 km," ujarnya.
Pada periode pengamatan yang sama, terjadi guguran lava pijar sebanyak 15 kali dengan jarak relatif pendek yakni 2 km meter ke arah barat daya. Lava pijar kembali ternadi pada periode pengamatan pukul 06.00 WIB-12.00 WIB sebanyak dua kali dengan jarak luncur maksimal 1,5 km ke arah yang sama.
BACA JUGA: Guru Minta Asesmen Nasional 2021 Pengganti UN Ditunda
Berdasarkan pengamatan tetakhir, volume kubah di sektor barat daya dari stasiun kamera Tunggularum sebesar 1,8 juta meter kubik. Sedangkan analisis dari Stasiun Kamera Deles 3 menunjukkan volume kubah tengah sebesar 2,8 juta meter kubik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.