Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Warga Pucanganom mengarak gunungan dalam Merti Kali Ndolo dan Belik Sukun, Minggu (5/9/2021). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, NGEMPLAK--Sebagai upaya menjaga kelestarian sungai agar terus memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya, warga Dusun Pucanganom, Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, menggelar Merti Kali Ndolo dan Belik Sukun, Minggu (5/9/2021).
Merti Kali dimulai ba\'da asar, dengan menharak gunungan berisi buah dan sayur, melewati jembatan yang membelah Kali Ndolo. Sesampainya di Belik Sukun yang berada di pinggir Kali Ndolo, gunungan didoakan.
BACA JUGA : Merti Kali Bedog Cita-citakan Wisata Susur Sungai
Doa dilakukan oleh tokoh agama lintas iman, meliputi Kristen, Katolik, Islam dan Hindu, yang mewakili agama masyarakat sekitar. Setelah didoakan, buah dan sayur dalam gunungan dibagikan dan seluruh peserta makan sego gurih.
Dukuh Pucanganom, Hariyanto, menjelaskan pada kondisi normal biasanya gunungan diperebutkan, namun untuk menjaga protokol kesehatan, maka kali ini dibagikan. "Ini agenda tahunan setiap suro akhir-akhir," ujarnya.
Merti Kali merupakan wujud rasa syukur dari manusia kepada Tuhan atas segala kebaikan yang telah diberikan, khususnya air sebagai sumber kehidupan. Kedua, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi.
"Kita sebagai manusia kalau bisa saling bersilaturahmi dengan sesama mahluk ciptaan Allah, entah hewan, tumbuhan dan yang lainnya. Kalau sudah terjalin hubungan yang baik, misal ada apa-apa bisa terkendali," ungkapnya.
BACA JUGA : Digelar Tanpa Kirab, Merti Kali Code Tahun Ini Tetap Khidmat
Ketua Forum Komunitas Sungai Sleman, AG Irawan, menuturkan saat ini komunitas bersama masyarakat sedang memulai upaya pelestarian sungai. Indikator sungai lestari yakni vegetasi asli sungai seperti gayam, bambu dan aren masih ada.
"Itu vegetasi asli pinggir sungai untuk menjaga kualitas air sungai tetap baik, menahan erosi dan menjaga ketersediaan mata air. Kualitas air juga ditentukan oleh keberadaan biota air, seperti wader, tawes, kepek," ungkapnya.
Di Sleman kata dia, telah melarang penebaran ikan invasif yang bisa menjadi predator bagi ikan asli sungai, seperti nila, lele dumbo dan bawal. "Tugas manusia adalah merawat vegetasi, melestarikan biota dan menjaga mata air," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KSPN Jogja 6 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Festival Babad Siti Kemantren tidak cukup hanya menjadi panggung untuk menampilkan potensi budaya masing-masing wilayah.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 6 September 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KA Bandara YIA 6 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.