PSS Sleman Resmi Lepas Muhammad Kanu ke Persiku Kudus
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.
Litto/Little Tokyo-Instagram
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul berencana meninjau lokasi tempat dibangunnya Little Tokyo (Litto) untuk mengetahui risiko bencana.
"Kalau enggak besok Selasa atau Rabu," ujar Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto, Senin (20/9/2021).
BACA JUGA: Pembelajaran Tatap Muka di Jogja Lancar, Kapasitas Kelas 50% dan Durasi Belajar Hanya 3 Jam
Dwi tengah berkoordinasi dengan tin Geologi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY). "Kami ajak ke sana, mengecek apakah kondisi alam di sekitar situ, kondisi tanahnya rawan longsor atau seperti apa. kami tidak bisa gegabah begitu saja,” ujar dia.
Dwi mengatakan bila daerah pembangunan Litto memiliki potensi bencana longsor, Pemkab bantul akan mengambil langkah. "Apa yang harus kami lakukan untuk mengurangi dampak, antisipasinya seperti apa, mitigasinya seperti apa," tuturnya.
Pemetaan risiko bencana di kawasan Muntuk pernah dilakukan. " Tapi apakah wilayah Litto itu masuk zona kami atau tidak, akan kami buat dulu dokumennya," ucap dia..
"Kami tidak membatasi investasi yang mau masuk ke Kabupaten Bantul. Tetapi kami juga harus perhatikan risiko yang ada.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mendorong pelajar Sekolah Rakyat untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus meningkatkan literasi keuangan
Sleman memperbaiki 32 saluran irigasi dengan dukungan APBN untuk menjaga kebutuhan air pertanian saat puncak musim kemarau.
Kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo belum pasti karena anggaran pusat. Warga Pagerharjo menanti pembangunan sepanjang 2 kilometer lebih.
Kementerian ATR/BPN meluncurkan tiga kebijakan baru pertanahan: pengukuran terjadwal, peralihan hak terintegrasi, dan organisasi berbasis wilayah.
Desain lebih ringkas, kapasitas tinta tinggi, dan konektivitas lebih cerdas untuk mendukung kebutuhan rumah tangga hingga UMKM