Besok Pilihan Lurah Serentak Digelar di 31 Kalurahan Gunungkidul, Ini Daftarnya
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
Pupuk bersubsidi/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Para petani di Gunungkidul belum memanfaatkan pupuk bersubsidi secara optimal.
Hingga pertengahan September, masih ada stok pupuk yang tersimpan di gudang distributor. Sebagai gambaran, pupuk Urea baru terserap 4.067 ton atau 22,62% dari alokasi. Pupuk NPK tersalurkan 3.400 ton atau 41% dari kuota.
BACA JUGA: Dulu Susah Sinyal, Sekarang Kampung Ngentak Mangir Jadi Kampung Internet
Hal yang sama juga terlihat dari pupuk bersubsidi jenis SP36 karena serapan baru 206 ton atau 19% dari kuota. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan kuota pupuk bersubsidi tidak ada masalah karena stok masih mencukupi.
Dinas sudah berupaya agar pupuk bersubsidi dipakai petani, salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi pertanian yang mellibatkan intansi lintas sektoral.
“Dalam koordinasi ini kami paparkan tentang penyaluran pupuk bersubsidi ke petani dan hasilnya masih banyak yang belum terdistribusi,” kata Raharjo, Selasa (21/9/2021).
Ia berpendapat pupuk belum terserap salah satunya dikarenakan musim. Sekarang masih kemarau, sehingga aktivitas pertanian belum sepenuhnya berjalan. Raharjo pun optimistis pada saat memasuki musim tanam pertama di awal penghujan permintaaan akan meningkat secara signifikan.
Meski demikian, ia berharap kepada para petani yang memiliki cukup dana agar menebus lebih awal sehingga tidak terjadi antrean. “Akan lebih baik ditebus sekarang sehingga pada saat tanam, tidak perlu mencari pupuk lagi,” katanya.
BACA JUGA: Daftar 8 Tsunami Besar di Indonesia, Puluhan Ribu Nyawa Melayang
Dia menambahkan penebusan pupuk sudah menggunakan kartu tani. “Tapi, untuk petani yang belum memiliki kartu tani masih bisa menebus, dengan syarat sudah masuk dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok [RDKK],” katanya.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan tidak ada masalah dengan kuota pupuk bersubsidi karena stok masih mencukupi. Hal ini tak lepas adanya penambahan kuota yang diterima di Kabupaten Gunungkidul.
Dia pun meminta kepada kepolisian membantu pengawasan agar penyaluran dapat bermanfaat dan tepat sasaran. “Sudah ada upaya penambahan kuota. Jadi, penambahan tersebut jangan sampai disalahgunakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.