Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Gunung Merapi dilihat dari Jurangjero, Srumbung, Kabupaten Magelang, 7 Januari 2021. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, SLEMAN-Meski tidak teramati adanya awan panas, aktivitas erupsi Gunung Merapi masih cukup tinggi dengan terjadinya puluhan guguran lava pijar dan gempa dalam sepekan terakhir. Status Gunung Merapi pun sampai saat ini masih tingkat Siaga.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, menjelaskan pada Sabtu (2/10/2021) teramati setidaknya 12 guguran lava pijar. “Dengan jarak luncur maksimal 1,5 km ke arah barat daya,” ujarnya.
Dalam laporan mingguan, selama sepekan Gunung Merapi mengeluarkan sebanyak 67 guguran dengan jarak luncur maksimal 1,8 km ke arah barat daya. Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari. Sedangkan siang hingga sore berkabut.
Analisis morfologi pada kedua kubah lava juga masih menunjukkan adanya penambahan meski tidak signifikan. Saat ini volume kubah lava barat daya sebesar 1,6 juta meter kubik, sementara kubah lava tengah kawah sebesar 2,8 juta meter kubik.
“Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi. Adapun deformasi Gunung Merapi yang dipantau menggunakan EDM [Electronic Distance Measurement] dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Tinggal Ada Satu Isoter di Kota Jogja untuk Pasien Covid-19
Meski terjadi hujan, tidak dilaporkan adanya lahar maupun penambahan aliran di sejumlah sungai yang berhulu di Gunung Merapi. “Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga,” katanya.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro, dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.