Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) kembali terjadi di Jalan Laksda Adisucipto, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, pada Minggu (31/10/2021) dini hari. Dalam aksi kekerasan jalanan tanpa motif yang jelas alias klithih tersebut, dua orang pemuda yang menjadi korban mengalami luka sayat.
Kanit Reskrim Polsek Depok Barat, Iptu Mateus Wiwit Kustiyadi, menuturkan korban luka adalah Muhammad Ridwan, laki-laki 19 tahun asal Sulawesi Tenggara. “Mengalami luka sayat di lengan kiri, akibat sabetan senjata tajam jenis celurit,” ujarnya, Senin (1/11/2021).
Adapun korban luka kedua yakni Dian Prima, laki-laki asal Bekasi, Jawa Barat, yang mengalami luka bacok di bagian punggung. Pasca kejadian, kedua korban tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Siloam untuk mendapatkan perawatan.
Waktu kejadian, yakni Minggu (31/10/2021) sekira pukul 03.00 WIB, di Jalan Laksda Adisucipto, tepatnya di penggal jembatan sungai Gajah Wong, kedua korban sedang mengendarai motor berboncengan tiga bersama satu teman korban lainnya.
BACA JUGA: Belanja Kelompok Masyarakat Bawah Lebih Lambat Pulih akibat Pandemi
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), para korban ini diadang oleh rombongan yang berjumlah delapan orang. Dengan membawa celurit, salah seorang dari rombongan tersebut kemudian turun dari motornya dan menghampiri korban yang sudah berhenti.
Tanpa ada sebab yang jelas, orang yang menghampiri korban tersebut tiba-tiba menyabetkan celurit ke darah korban. Tak sempat menghindar, kedua korban terkena sabetan tersebut. Karena tak bisa kabur dengan motor, para korban pun lari meninggalkan motornya di TKP.
Hingga saat ini polisi masih memburu para pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut. “Para korban saat ini sudah melaporkannya ke Polsek Depok Barat untuk pengusutan lebih lanjut. Semoga para pelaku dapat segera kami amankan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Ranu Regulo tetap dibuka meski sejumlah titik di Gunung Bromo terbakar. Wisatawan diminta waspada dan tidak menyalakan api.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.