Lurah Ngestirejo Terpilih Jadi Ketua PKDI DIY Periode 2026-2031
Wahyu Suhendri terpilih menjadi Ketua PKDI DIY periode 2026-2031. Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi lurah dan kesejahteraan masyarakat.
Kondisi banjir di perkampungan nelayan di Pantai Sadeng di Kapanewon Girisubo. Kamis (11/11). /Ist.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Hujan deras mengguyur sejak Kamis (11/11/2021) dini hari menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah lokasi. Meski demikian, hingga sekarang belum laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Salah satu banjir terjadi di Kalurahan Songbanyu di Kapanewon Girisubo. Dilaporkan banjir terjadi di perkampungan nelayan di Sadeng dan gedung Paud di Dusun Gabugan. Adapun ketingian bervariasi mulai dari lutut orang dewasa hingga satu meter.
BACA JUGA: Hujan Guyur DIY Lebih dari 24 Jam, Ini Daftar Bencana yang Ditimbulkan
Panewu Anom Girisubo, Arif Yahya mengatakan, hujan deras yang mengguyur sepanjang hari mengakibatkan genangan air di Kalurahan Songbanyu. Lokasi pertama berada di Dusun Gabugan yang mengakibatkan balai dusun dan sekolah Paud terendam air setinggi lutut orang dewasa.
Adapun lokasi kedua terjadi di perkampungan nelayan di Sadeng. Adapun ketinggiannya mencapai satu meter. Meski terjadi banjir, namun tidak ada laporan korban jiwa berkaitan dengan peristiwa ini. “Masih aman dan warga di Sadeng juga mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” katanya, Kamis siang.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengatakan, banjir di Sadeng ketinggiannya mencapai 30 centimeter hingga satu meter. Akibat genangan air ini barang-barang milik warga banyak yang hanyut. Selain itu, sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Air mulai naik sekitar pukul 07.00 WIB. Mudah-mudahan hujan segera reda sehingga situasi bisa kembali normal,” kata Sunu.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk, hujan deras tidak hanya menyebabkan banjir di Kalurahan Songbanyu. Namun demikian, ada juga peristiwa longsor di beberapa titik.
Dijelaskannya untuk kejadian longsor yang masuk hingga Kamis siang ada di Dusun Candi, Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari. Talut rumah milik Sriyanto ambrol, dan berpotensi terjadi longsor susulan.
Peristiwa yang sama juga terjadi di Dusun Karanglor 1, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Talut di samping rumah Hariyanto jebol karena tidak kuat menahan aliran air dari hujan.
“Laporan longsor juga terjadi di Kalurahan Putat, Patuk,” katanya.
Meski demikian, Edy mengakui hingga sekarang belum ada laporan korban jiwa maupun luka akibat bencana ini. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada berkaitan dengan cuaca ekstrem,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wahyu Suhendri terpilih menjadi Ketua PKDI DIY periode 2026-2031. Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi lurah dan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, pengelola
Dimas Drajad mencetak dua gol dalam kemenangan PSS Sleman 6-0 atas PSGC Ciamis pada laga perdana I.League Cup 2026/2027.
Pemenuhan hak pendidikan bagi kelompok minoritas di Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan. Mulai dari tidak tersedianya guru agama dan kepercayaan
Kadiv TIK Polri Irjen Slamet Uliandi menjadi tersangka kasus penyadapan ilegal. Ia diduga memberi akses untuk menghapus riwayat penyadapan.
Gunung Bromo erupsi pada Kamis petang dengan kolom abu 500 meter. Status masih Waspada, masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati kawah