Hujan Guyur DIY Lebih dari 24 Jam, Ini Daftar Bencana yang Ditimbulkan

Foto Ilustrasi longsor. - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara\\n
11 November 2021 15:07 WIB Jumali Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mencatat ada 19 insiden di wilayahnya menyusul hujan yang mengguyur DIY lebih dari 24 jam sejak Rabu (10/11/2021) malam hingga Kamis (11/11/2021) siang.

Berdasarkan data di BPBD DIY hingga pukul 11.30 WIB. Kesembilan belas kejadian itu meliputi 9 titik longsor, yang menyebabkan 5 talut ambrol dan satu aliran irigasi serta menyebabkan 1 bangunan roboh dan listrik padam di Gunungkidul.

BACA JUGA: Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di Sleman

Sementara di Bantul ada 6 kejadian terdiri dari 1 titik longsor, 4 pohon tumbang dan satu genangan. Kota Jogja ada satu kejadian yakni 1 titik longsor yang menyebabkab 1 rumah rusak dan satu orang harus dilarikan ke RS Panti Rapih. Di Sleman ada satu kejadian yakni pohon tumbang yang berdampak kepada 4 orang dilarikan ke RSUP Dr. Sardjito.

"Dari Kulonprogo, sampai pukul 11.30 WIB belum ada laporan masuk," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswatana, Kamis (11/11/2021) siang.

Biwara mengungkapkan, sejauh ini sejumlah persiapan sejatinya telah dilakukan untuk mengantisipasi adanya bencana hidrometrologi dan La Nina. Selain menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk kabupaten dan kota di DIY, Oktober lalu, pihaknya juga telah meminta kesiapan kabupaten dan kota untuk bersiap menghadapi kemungkinan bencana.

"Baik EWS, maupun pos pengamatan sudah kami minta untuk dicek dan disiapkan. Kami juga sudah sosialisasi ke berbagai desa yang rawan dan objek wisata terkait potensi bencana di bulan ini. Kami harapkan Kaltana bisa mengkonsolidqsikan diri," sambungnya.

Meski EWS berfungsi dengan baik, Biwara meminta agar pemahaman masyarakat terhadap antisipasi bencana disekitarnya menjadi kunci dari mitigasi dan penanganan bencana. "Ini yang diperlukan. Pemahaman terhadap potensi kerawanan dari masyarakat," ucap Biwara.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan sejauh ini pihaknya telah mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana yang mungkin timbul dalam waktu dekat. Selain BPBD, Dinas Pekerjaan Umum DIY juga ambil bagian dalam mengatasi dan mencegah terjadinya bencana.

"Dari segi pendanaan dan sarana serta prasarana sudah disiapkan. Bronjong dan lain-lain sudah siapkan. Jika kabupaten dan kota perlu bantuan kami, sudah kami siapkan," ucap Aji.