6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kepolisian Sektor Danurejan menangkap tiga warga karena kedapatan membawa dan menjual minuman keras (miras) di wilayah setempat. Masing-masing yakni PL, laki-laki 18 tahun dan SB, laki-laki 20 tahun yang merupakan pembeli serta AS, laki-laki 28 tahun yang berperan sebagai penjual.
"Ketiganya menjalani tindak pidana ringan (tipiring) karena melanggar Perda Kota Jogja No. 7/1953," kata Kasihumas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja, Rabu (1/12/2021).
Timbul menjelaskan, penangkapan ketiganya bermula saat petugas Polantas mengamankan PL dan SB di kawasan Jl. Abubakar Ali Suryatmajan akhir November lalu. Keduanya mengendarai sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan kaca spion. Setelah diperiksa, petugas menemukan miras di dalam bagasi sepeda motornya.
Petugas kemudian mengembangkan temuan itu dan memeriksa keduanya. Lantas pada hari yang sama, AS diamankan pula di wilayah Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo. Kepada polisi AS mengaku menjual miras dengan sistem cash on delivery (COD). Dia berjanji dengan pelanggannya di suatu tempat untuk transaksi miras.
BACA JUGA: Info Stok Darah di PMI DIY Rabu, 1 Desember 2021
Dari PL dan SB, polisi menyita sejumlah miras dengan berbagai jenis diantaranya masing-masing dua botol kawa-kawa dan arak bali serta masing-masing satu botol anggur putih dan ice land. Sementara dari tangan AS, petugas mengamankan dua botol kecil arak bali merk berkah dalem Yogayakarta dan satu botol besar arak bali merk berkah dalem Yogayakarta.
"Semuanya masih pelajar dan mahasiswa. Sidang tipiring telah dilakukan di PN Kota Jogja awal pekan ini. Ini juga bagian dalam menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat menjelang akhir tahun," kata Timbul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.