Skrining Kesehatan Sekolah di Bantul Ungkap Masalah Gigi dan Mental
Dinkes Bantul menemukan banyak pelajar mengalami karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gejala gangguan mental.
Siskaeee/Twitter @siskae3_ofc
Harianjogja.com, JOGJA—Siskaeee sudah menyandang status tersangka gara-gara memamerkan payudara dan kelamin di Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Kepada polisi, Siskaeee mengaku sudah sering melakukan aksi ekshibisionisme di beberapa tempat di Jogja.
Siskaeee yang awalnya kondang di Twitter ini dijadikan tersangka setelah diperiksa secara intensif sejak Minggu (5/12/2021) pagi di Mapolda DIY.
BACA JUGA: Kasus Novia Widyasari, Randy Bagus Dipecat dari Kepolisian
“Status S saat ini sudah menjadi tersangka dan pemeriksaan dilakukan di Subdit Siber Ditreskrimsus Polda DIY," kata Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto, Minggu (5/12/2021) malam.
Yuli menjelaskan dalam pemeriksaan, Siskaeee didampingi oleh kuasa hukum yang ditunjuk oleh kepolisian. Berdasarkan pengakuan saat pemeriksaan, Siskaee juga menyebut ekshibisionisme, yakni memamerkan payudara dan organ intimnya, tidak hanya direkam dan dibuat di Bandara YIA, tetapi juga di sejumlah tempat lain di Jogja.
“Ada beberapa tempat lain di Jogja yang dia gunakan untuk melakukan aksi seperti itu,” kata Yuli.
Siskaeee ditangkap di Bandung, Sabtu (4/12/2021) petang begitu turun dari kereta. Dia baru tiba dari Stasiun Gambir. Saat ini polisi disebut masih terus memeriksa Siskaee
“Besok pagi saya akan update kembali hasil pemeriksaan hari ini,” terang Yuli.
Sebelumnya, PT Angkasa Pura I (Persero), perusahaan pengelola Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), merasa dirugikan atas aksi ekshibisionisme yang dilakukan pemilik akun siskaeee_ofc beberapa waktu lalu di parkiran lantai dua bandara. Perseroan saat ini tengah mengumpulkan sejumlah bukti untuk membantu polisi dalam penyelidikan.
Pts General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, mengakui eksibisionisme tersebut dilakukan di YIA. Pamer buah dada dan alat kelamin itu direkam di lantai kedua area parkir Bandara YIA. Lantai kedua dipakai mobil calon penumpang atau pengantar untuk parkir. Video itu kemudia disebarkan di medsos dan jadi perbincangan.
“Kami selaku pengelola Bandara YIA merasa dirugikan. Citra atau image Bandara YIA yang kami bangun dengan susah patah di tengah pandemi Covid-19 ini tercoreng dengan adanya video viral itu,” kata Agus Pandu saat ditemui di kantor AP I kompleks Bandara YIA, Kapanewon Temon, Kulonprogo, pada Jumat (3/12/2021).
Agus Pandu sudah melaporkan ekshibisionisme itu kepada Kapolres Kulonprogo AKBP Muharomah Fajarini via telepon. PT Angkasa Pura I (Persero) optimistis polisi mampu mengusut wanita tukang pamer sekaligus penyebar videonya.
"Untuk mendukung penyelidikan, kami melakukan tracking manifes penumpang sejak di tempat kejadian sampai dengan kemungkinan wanita tersebut melakukan aktivitas di Bandara YIA. Bahkan, sampai terbang menggunakan maskapai penerbangan via Bandara YIA. Hasilnya nanti akan kami serahkan semuanya ke polisi untuk memperkuat proses penyelidikan," kata Agus Pandu.
Ekshibisionisme Siskaeee dilakukan di jalan penghubung antara lantai pertama dan kedua. Di area tersebut, tidak terdapat CCTV sama sekali. Akses tersebut berada di bagian barat lantai kedua. Jalan penghubung bagi pejalan kaki tersebut memang jarang dilalui oleh orang.
Polres Kulonprogo menduga pelaku adalah pemilik akun di OnlyFans dengan nama pengguna siskaeee_ofc.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan nama tersebut diketahui berdasarkan tulisan yang berada di kanan bawah video. Tulisan tersebut merupakan watermark atau tanda air.
BACA JUGA: YIA Masuk Daftar Bandara Baru yang Sepi Usai Diresmikan Jokowi
"Berdasarkan penyelidikan yang kami lakukan video tersebut diduga diunggah pada 23 November 2021 di akun Twitter @koleksirare96. Ketika kita lihat di kanan bawah video terdapat tulisan OnlyFans.com/siskaeee_ofc. Kami masih mendalami kasus tersebut," kata Jeffry pada Jumat (3/12/2021).
Seperti yang dikutip dari Complex.com, OnlyFans adalah platform berbayar yang memungkinkan penggunanya untuk menjual konten-konten dewasa seperti foto, video, hingga chat seks.
Konten-konten tersebut mengandung unsur “NFSW” atau “Not Safe For Work” yang berbeda dari kebanyakan platform media sosial lainnya. Dengan kata lain, OnlyFans menampilkan foto dan video khusus dewasa, yang terbatas untuk penggemarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul menemukan banyak pelajar mengalami karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gejala gangguan mental.
Mensos Gus Ipul menonaktifkan dua pejabat pengadaan Sekolah Rakyat terkait investigasi dugaan maladministrasi pengadaan barang.
KPK mendalami hubungan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dengan pengusaha EO terkait kasus dugaan korupsi proyek dan CSR.
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Ditjenpas membantah video viral dugaan sel mewah dan penggunaan HP di Lapas Cilegon serta menegaskan pengawasan tetap dilakukan.
Xi Jinping menjelaskan filosofi “langit bulat dan bumi persegi” kepada Donald Trump saat berkunjung ke Kuil Langit Beijing.