Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Tangkapan layar terjadinya awan panas di lereng Barat Gunung Merapi, Senin (6/12/2021)/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN--Gunung Merapi terpantau mengeluarkan awan panas pada Minggu (12/12) pagi. Sejumlah guguran lava pijar juga terjadi pada dini hari di hari yang sama. Dalam sepekan terakhir, terjadi ratusan guguran lava pijar dan beberapa awan panas.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, menjelaskan awan panas teramati pada pukul 10.18 WIB. “Tercatat di seismogram dengan amplitudo 27 mm dan durasi 158 detik. Jarak luncur 2 km ke arah barat daya,” ujarnya.
Pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB-06.00 WIB di hari yang sama, teramati sebanyak tiga guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1 km ke arah barat daya. Pada periode pengamatan yang sama, terjadi 43 gempa guguran, satu gempa hembusan, tiga gempa fase banyak dan satu gempa vulkanik.
Dalam laporan mingguannya, BPPTKG mencatat dalam sepekan terjadi empat awan panas sejauh maksimal 2,2 km ke arah sungai Bebeng dan 190 guguran lava pijar ke arah barat daya yang didominasi ke sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2 km.
Berdasarkan analisis morfologi pada foto udara dari kamera Tunggularum, Ngepos, Babadan 2, kubah lava barat daya dan tengah masih mengalami pertumbuhan. Pada kubah lava barat daya saat ini volumenya sebesar 1,6 juta meter kubik dan kubah tengah sebesar 3 juta meter kubik.
Pada aktivitas kegempaan, dalam sepekan terjadi empat gempa awan panas guguran, delapan gempa vulkanik dangkal, 55 gempa fase banyak, 1.020 gempa guguran, 25 gempa hembusan, 10 gempa tektonik. “Aktivitas kegempaan masih relatif tinggi,” katanya.
Dengan tingkat aktivitas ini, status Gunung Merapi masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.