Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, meresmikan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman dan Gedung DPRD Sleman, Selasa (21/12). /ist.
Harianjogja.com, SLEMAN--Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X meresmikan dua gedung baru, yakni gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman dan Gedung DPRD Sleman, Selasa (21/12/2021). Peresmian dilakukan dengan prosesi potong pita, penandatanganan prasasti dan potong tumpeng.
Sri Sultan Hamengkubuwono X mengucapkan selamat kepada Pemkab Sleman yang telah berhasil menyelesaikan seluruh tahap pembangunan, meski di masa pendemi ini. Ia juga mengapresiasi pengaplikasian serta pertimbangan unsur filosofi dan budaya lokal dalam pembangunan Gedung.
Menurutnya, ini adalah langkah kecil namun kongkrit dan layak diapresiasi, sebagai perwujudan upaya menunjukkan identitas jati diri serta melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal. Pembangunan gedung baru tersebut merupakan salah satu upaya optimalisasi pelayanan, dan upaya memantapkan posisi Kabupaten Sleman sebagai smart regency.
Ia juga menyinggung pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Sleman di salah satu media yang mengungkapkan bahwa selain fungsi utamanya sebagai kantor, gedung DPRD pasca renovasi akan digunakan mewadahi kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Bertolak dari dua contoh penyataan tadi, besar harapan saya agar SDM [sumber daya manusia], gedung, serta sarana dan prasarana pendukungnya dapat dioptimalkan pemanfaatannya sesuai dengan komitmen dan perencanaan yang pernah dibuat,” katanya.
Gedung DPRD dan gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sleman dibangun secara bertahap selama tiga tahun, yaitu mulai 2018 sampai dengan 2020. Adapun dana pembangunan dua gedung tersebut bersumber sumber dari dana APBD Kabupaten Sleman.
Gedung Setda Sleman, dibangun diatas tanah seluas 3.455 meter persegi yang dilaksanakan dalam dua tahap. Pelaksanaan Tahap I dilaksanakan pada tahun 2019 dan tahap 2 dilaksanakan pada tahun 2020. Pelaksanaan Tahap pertama pekerjaan fisik berupa pekerjaan struktural. Sedangkan pelaksanaan tahap kedua berupa pekerjaan finishing.
Pembangunan gedung Sekda tahap I dilaksanakan nilai kontrak sebesar Rp Rp15 miliar. Sedangkan tahap II dilaksanakan dengan nilai kontrak sebesar Rp26 miliar. Adapun untuk pembangunan gedung DPRD Sleman dilaksanakan pada tahun 2019 dan tahun 2020 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 91,8 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI
Target droping air bersih BPBD Gunungkidul turun menjadi 800 tangki akibat efisiensi anggaran dan kenaikan BBM non-subsidi.