Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Salah satu pelajar mengikuti vaksinasi di SMK Muhammadiyah Berbah, Sleman, Kamis (4/11/2021). /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN-Dinas Kesehatan Sleman menargetkan dosis pertama vaksinasi Covid-19 pada anak bisa selesai pada Januari 2022. Dengan demikian maka Februari bisa dimulai vaksinasi dosis kedua.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, menjelaskan vaksin anak telah dimulai pada 18 Desember lalu yang menyasar sekitar 500 anak, berlokasi di SD Pangukan. Dengan permulaan itu, saat ini vaksin anak baru mencapai 3,6% dari target keseluruhan.
Di Sleman, vaksin anak menargetkan pada sekitar 90.000 anak, dengan rincian 80.000 anak dari data Dinas Pendidikan Sleman dan 10.000 dari data Kemenag Sleman. “Kami lanjutkan sampai akhir tahun menghabiskan dosis sinovak. Rencana awal tahun sudah mulai serbuan vaksin lagi untuk anak,” ujarnya, Kamis (30/12/2021).
Vaksinasi pada anak direncanakan akan dilaksanakan dengan menggabungkan beberapa sekolah yang berdekatan, sehingga bisa langsung setidaknya 1.000 anak dalam sekali pelaksanaan. Vaksin anak menurutnya perlu perlakuan khusus karena perbedaan karakteristik dengan orang dewasa.
“Karena anak ini khusus, kalau terlalu banyak ga bisa karena pasti membawa pendamping. Perlakuan juga agak khusus juga, tidak langsung disuntik, kadang ada drama harus menangis. Ini menimbulkan waiting time vaksin memanjang,” ungkapnya.
BACA JUGA: Pengen Bisnis & Karier Sukses? Ketrampilan Ini Wajib Dimiliki
Selain itu, vaksinasi pada anak juga sangat bergantung pada peran orang tua. Maka pihaknya berharap orang tua maupun komite sekolah untuk dapat menghadirkan dan mendampingi anak. Ia juga menjelaskan terkait anak yang menjalani vaksin selain Covid, menurutnya tidak masalah asal ada jarak dua sampai empat minggu.
Di luar vaksin anak, Pemkab Sleman saat ini masih memiliki pekerjaan rumah untuk menuntaskan vaksin umum yang masih kurang 8%. Menurutnya penuntasan ini tidak mudah karena harus mendatangkan petugas dari wilayah dan door to door.
“Biasanya komorbid, punya kontra indikasi atau kelainan imunologi, juga yang tidak mau. Maka butuh pendekatan. Kami prioritaskan lansia yang di-sweeping, karena kalau muncul gelombang ketiga, yang paling terdampak lansia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Persib Bandung hadapi Sabah FC di Bali dengan 14 pemain absen. Igor Tolic istirahatkan 7 pemain Timnas, Danijel Loncar belum siap. Laga pertama Training Camp
Senam bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY.
Penelitian terbaru ungkap ChatGPT-4 mampu memprediksi kepribadian, pendapatan, hingga pendidikan manusia. Anehnya, pertanyaan berbasis astrologi buatan AI justr
Polda DIY menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembubaran paksa ibadah GMS di Sewon, Bantul setelah memeriksa 32 saksi.
Google Drive penuh padahal file sudah dihapus? Penyebabnya bisa karena file di Trash, e-mail Gmail, atau foto Google Photos yang menumpuk. Simak cara mengatasin