Pelajar Gunungkidul Diajak Jaga Budi Pekerti dan Budaya Damai
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, beberapa waktu lalu./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat selama libur akhir tahun ada 177.890 orang yang berkunjung ke objek wisata di Bumi Handayani. Jumlah ini lebih tinggi dari target kunjungan yang dipatok sebanyak 147.715 orang.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan libur Natal dan Tahun Baru yang dimulai 24 Desember hingga 2 Januari membuat Gunungkidul ramai. Ia mengakui, jumlah kunjungan yang datang melebihi target yang ditentukan pada saat persiapan menyambut liburan ini.
BACA JUGA: Satu-satunya di Indonesia, Naik Gondola di Gunungkidul Sambil Ngopi Melihat Samudra Hindia
“Target kami 147.715 pengunjung, tapi realisasinya ada 177.890 pengunjung,” kata Hary kepada wartawan, Senin.
Membeludaknya jumlah wisatawan ini berdampak terhadap target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi masuk wisata masuk. Pada saat persiapan, target pendapatan libur akhir tahun sebesar Rp1,1 miliar. “Tetapi yang masuk Rp1,2 miliar,” katanya.
Hampir 92,5% kunjungan masih terkonsentrasi ke kawasan pantai. Sisanya tersebar ke wisata nonpantai seperti Gua Pindul, Air Terjun Sri Getuk, Embung Batara Sriten hingga Gunung Api Purba Nglanggeran.
“Sebenarnya jumlah pengunjung bisa lebih karena ada beberapa objek wisata yang belum ditarik retribusi sehingga datanya tidak bisa tercatat,” katanya.
Lalu lintas di beberapa lokasi sangat padat seperti di Kawasan Patuk menuju Heha Sky view. Selain itu antrean kendaraan juga terlihat di kawasan pantai, salah satunya menuju kawasan Pantai Gesing.
“Pergerakan wisatawan ini juga ikut mendongkrak perekonomian, meski nominal pengeluaran setiap orang belum diketahui pasti,” katanya.
BACA JUGA: Satu Hari, Lebih dari 40.000 Wisatawan Kunjungi Bantul
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul M. Arif Aldian mengatakan, target PAD bisa terpenuhi. Di 2021, Gunungkidul menargetkan PAD wisata sebanyak Rp12 miliar. Hingga akhir Desember capaiannya Rp12,55 miliar.
“Melebih target dengan capaian 104%. Kunjungan ada 1,76 juta wisatawan selama 2021,” katanya.
Jawatannya akan terus melakukan berbagai upaya dalam pengembangan destinasi wisata di Bumi Handayan dan terus menyosialisasikan wisata aman dan sehat kepada seluruh pengunjung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.