PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Pengunjung menjajal sensasi wahana Jogja Sky di Teras Kaca di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Minggu (2/1/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wisata Gunungkidul terus bersolek. Kini sudah ada wahana naik gondola untuk melihat Samudra Hindia sambil ngopi. Jogja Sky, nama wahana ini, adalah satu-satunya di Indonesia.
CEO Teras Kaca Nur Nasution mengatakan tahun baru memberikan semangat baru untuk mengembangkan wisata yang lebih baik. Meski masih dalam suasana pandemi, inovasi terus dilakukan guna meningkatkan kunjungan di destinasi wisata yang dikelola.
BACA JUGA: Awal Tahun Baru, Tempat Wisata Jogja Catat Rekor Kunjungan
“Saya optimistis 2022 akan lebih baik dibandingkan dengan capaian di 2021,” kata Nur di sela-sela peluncuran wahana Jogja Sky di Teras Kaca di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Minggu (2/1/2021).
Keyakinan bahwa ekonomi akan lebih baik ini dibuktikan dengan pembukaan wahana baru. Ia mengklaim Jogja Sky merupakan satu-satunya wahana di Indonesia.
“Di dunia tidak banyak karena baru ada di Dubai [Uni Emirat Arab], Kuala Lumpur [Malaysia], Argentina, London [Inggris] dan Kanada,” katanya.
Di wahana Jogja Sky ini pengunjung diajak naik menggunakan gondola di ketinggian 40 meter dari permukaan tanah. Selama di atas, pengunjung bisa menikmati pemandangan hamparan Samudra Hindia sambil ngopi. Selain itu, pengelola juga menyediakan minuman seperti kopi, teh hingga minuman kesehatan wedang secang. “Sekali naik maksimal 20 pengunjung dengan durasi sekitar 20 menit,” imbuhnya.
Nur memastikan keselamatan pengunjung menjadi utama. Peralatan yang digunakan akan terus dicek dan tali penarik gondola akan diganti setiap tiga bulan sekali.
“Keselamatan pengunjung menggunakan keamanan model pembalap dengan sabuk pengaman yang mengikat di badan,” katanya.
Optimisme menyambut tahun baru juga disuarakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, M. Arif Aldian. Meski sempat ada penutupan di 2021, tetapi kondisinya sudah membaik. Hal ini terlihat dari capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi masuk wisata.
BACA JUGA: Asteroid Raksasa Dekati Bumi Bulan Depan dengan Kecepatan 43.000 Mil Per Jam
Di 2021, Pemkab Gunungkidul menargetkan PAD wisata sebanyak Rp12 miliar. Capaiannya hingga akhir Desember sebesar Rp12,55 miliar. “Melebih target dengan capaian 104%. Sedangkan untuk kunjungan ada sebanyak 1,76 juta wisatawan selama 2021,” katanya.
Mantan Kepala Bagian Organisasi ini menambahkan, akan terus melakukan berabagai upaya dalam pengembangan destinasi wisata di Bumi Handayani. Selain itu, juga terus mensosialisasikan wisata aman dan sehat kepada seluruh pengunjung.
“Masih dalam suasana pandemi, jadi protokol kesehatan di area wisata harus diterapkan agar tidak terjadi penularan virus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Prancis pertimbangkan gugatan hukum terhadap Israel usai insiden kekerasan terhadap aktivis flotilla bantuan Gaza.
Kemendikdasmen kucurkan Rp2 miliar bangun SD Muhammadiyah 2 Sorong yang rawan banjir, perkuat pendidikan di wilayah 3T.
PDHI dan AFKHI gelar safari nasional sosialisasi RUU Kedokteran Hewan, dorong regulasi komprehensif berbasis One Health.
Menkeu Purbaya optimistis target pendapatan negara 2026 tercapai. Coretax dan AI dorong kinerja pajak dan bea cukai meningkat.
Stadion Kansas City jadi venue penting Piala Dunia 2026. Simak jadwal lengkap fase grup hingga perempat final.