8 SPPG di Gunungkidul Belum Beroperasi, Ribuan Siswa Tunggu MBG
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
Ilustrasi polisi bersenjata menjaga penggeledahan rumah terduga teroris oleh Densus 88 Antiteror./Antara-Idhad Zakaria
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam sepekan, tiga orang ditangkap Densus 88 di sejumlah wilayah di DIY karena diduga terlibat terorisme. Mereka yang diringkus bekerja sebagai guru SD di Gunungkidul hingga penjual roti bakar di Bantul.
Rabu (9/2/2022) terduga teroris berinisial F, penjual roti bakar yang tinggal di Soragan, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul ditangkap Tim Densus 88 Mabes Polri. Di waktu bersamaan, Densus 88 juga menangkap pria yang tinggal di Dusun Widoro, Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul.
BACA JUGA: Guru SD di Gunungkidul Ditangkap Densus 88, Rumahnya Digeledah
Lima hari kemudian pada Senin (14/2/2022), guru SD di Kota Wonosari yang tinggal di Ponjong, Gunungkidul, ditangkap oleh Densus 88.
Guru berinisial RY, 45, tersebut ditangkap di rumahnya di Dusun Jimbaran, Tambakromo, Ponjong, saat akan berangkat mengajar. Rumahnya kemudian digeledah.
Dua orang yang ditangkap pada Rabu, 9 Februari 2022, diduga terkait dengan Jamaaf Ansharut Daulah (JAD). Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan satu dari dua orang tersebut berinisial RAU, sempat berbaiat pada Amir Daulah Islamiyah Abu Bakar Al Baghdadi tahun 2014. Tahun 2019 berbaiat ulang kepada Amir Daulah Islamiyah Al Hasyimi.
“RAU merupakan anggota JAD Jogja. RAU pernah mengikuti uji coba bom di Gunung Sempu, Bantul pada 2018,” kata Ahmad.
Seorang lainnya berinisial SU, diduga berbaiat kepada ISIS Abu Bakar Al Baghdadi pada 2016, kemudian berbaiat kepada ISIS Abu Ibrahim Al Hashimi Al Quraishi pada 2019.
BACA JUGA: Terduga Teroris di Jogja Disebut Ikut Uji Coba Bom di Sebuah Gunung di Bantul
SU juga rutin mengikuti latihan ala militer IDAD bersama kelompok JAD di wilayah DIY periode 2016 sampai dengan 2019. “SU ingin melakukan aksi amaliyah dengan menyerang kantor polisi,” imbuhnya.
Sementara, guru SD di Gunungkidul yang ditangkap pada Senin kemarin belum dibeberkan perannya dalam jaringan terorisme.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.